Bale Bandung

Pedagang Pasar Pangalengan Sepakat Soal Harga Kios dan Bersedia Direlokasi

×

Pedagang Pasar Pangalengan Sepakat Soal Harga Kios dan Bersedia Direlokasi

Sebarkan artikel ini
Progres pembangunan kios Pasar Pangalengan. by Humas Pemkab Bdg
Progres pembangunan kios Pasar Pangalengan. by Humas Pemkab Bdg

PANGALENGAN – Salah seorang pedagang Pasar Pangalengan, Wawan Kustiawan membenarkan, bahwa para pedagang telah sepakat terkait harga dan sudah bersedia untuk direlokasi ke TPS. Bahkan, harga yang ditawarkan pihak pengembang kepada pedagang dinilai memenuhi syarat dan ditempuh melalui aturan yang berlaku.

“Tidak ada penolakan kok. Buktinya ini pedagang sudah mulai bersiap pindah dan membenahi kios, termasuk saya. Kemarin sempat ada berita katanya pedagang tidak mau direlokasi dan tidak sepakat harga, jangan sepihak memutuskan. Justru kami menyambut program pemerintah, makanya mendukung. Bahkan musyawarah dan sosialisasi itu sudah sering, lebih dari 10 kali,” ungkap Wawan.

Bahkan, ia dan pedagang lainnya ingin secepatnya pindah ke TPS, mengingat kondisi pasar lama saat ini sudah tidak layak dan tidak nyaman untuk ditempati. “Penetapan harga yang sudah disepakati ini sesuai tuntutan pedagang. Sampai dengan kesepakatan harga, pihak desa hanya sebagai saksi. Pengembang dan warga pasar yang negosiasi,” ujarnya.

Sebelumnya memang sempat ada dua penawaran, di mana Pemdes dan pengembang menawarkan harga Rp 11 juta dan pengembang mitra dari Koperasi Pasar (Kopas) Mitra Abadi dengan harga Rp 8,5 juta per meter persegi.

“Saya kebetulan anggota Kopas juga. Memang sempat ada rapat dengan Kopas. Mereka menawarkan Rp 8,5 juta, tapi ada uang muka dan bunga untuk cicilan lima tahun dan untuk TPS belum jelas. Sedangkan dari Pemdes menawarkan Rp 11 juta dengan fasilitas tanpa uang muka, bunga dan TPS gratis. Dari situ kami bandingkan, jelas lebih menguntungkan yang ditawarkan Pemdes,” kata Asep Jaenudin yang merupakan pedagang juga anggota Kopas.

Diakui Asep, dari tiga kali pertemuan yang digelar antara pedagang dan Kopas, ia sempat menanyakan ketentuan yang ditawarkan pihak Kopas. Namun, hingga saat ini belum ada jawaban yang pasti dan membingungkan para pedagang.

“Kami sempat menanyakan, dengan harga yang ditawarkan kKopas, fasilitas apa yang diberikan kepada kami (pedagang). Tapi belum ada jawaban sampai sekarang. Kalau ketentuannya jelas kami siap ikut, tapi karena tidak jelas. Sehingga itu jadi catatan kami dan lebih sepakat dengan harga dari Pemdes,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, para pedagang Pasar Pangalengan menolak relokasi ke TPS di belakang pasar lama, yang akan dibangun ulang. Penolakan terjadi karena hingga kini para pedagang belum sepakat mengenai teknis, spesifikasi dan harga jual yang telah ditetapkan sepihak oleh Pemdes Pangalengan, tanpa musyawarah dengan masyarakat pedagang.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Pangalengan (P4), E. Muhyidin mengatakan, mereka enggan pindah ke TPS karena banyak hal yang belum disepakati oleh para pedagang. Diantaranya mengenai harga jual yang ditetapkan oleh Pemdes Pangalengan sebesar Rp 11 juta per meter persegi untuk kios, kemudian Rp 10 juta per meter persegi untuk los atau lapak PKL.

“Penetapan harga ini sama sekali tidak melibatkan para pedagang, namun hanya kesepakatan Kepala Desa Pangalengan, Badan Permusyawarahan Desa (BPD) dan pihak pengembang. Selama ini kami para pedagang tidak pernah bertemu langsung dengan pengembang. Ini harga datangnya dari mana? Kok tiba-tiba kami dibebankan harga sebesar itu, tanpa tahu teknis dan spesifikasi barang yang akan kami bayar,” ungkap Muhyidin saat ditemui di Pasar Pangalengan, Senin (22/1).[]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menerima penghargaan dari Menteri Dalam Negeri M Tito Karnavian atas prestasinya meraih predikat “Berkinerja Tinggi” dalam hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EPPD) tahun 2025 yang digelar Kementerian Dalam Negeri. Penghargaan diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah XXX Tahun 2026 yang digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kantor […]

Bale Bandung

KERTASARI, balebandung.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Kabupaten Bandung menggelar giat penanaman 1.000 bibit pohon kopi, di Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kelompok Tani Fatayat Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ketua PC Fatayat Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]