Bale Kab BandungHumanioraPendidikan

Pemkab Akan Evaluasi Dipisahnya Kebudayaan dari Dinas Pendidikan

Bupati Bandung Dadang Naser berfoto bersama saat Penganugerahan Insan Pendidikan dan Kebudayaan Kab Bandung di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Kamis (29/12/16). by iwa/bbcom
Bupati Bandung Dadang Naser berfoto bersama saat Penganugerahan Insan Pendidikan dan Kebudayaan Kab Bandung di Gedong Budaya Sabilulungan Soreang, Kamis (29/12/16). by iwa/bbcom

SOREANG – Bupati Bandung Dadang Naser berharap dengan dipisahkannya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi Dinas Pendidikan akan bisa jadi lebih baik. Kendati begitu pihaknya akan mengevaluasi dalam enam bulan ke depan terkait efektivitas pemisahan lembaga tersebut.

“Ya, kita berharapnya mudah-mudahan bisa lebih baik dipisahkannya kebudayaan dari Dinas Pendidikan. kalau dari segi pendidikan atau edukasinya kan kebudayaan tetap berada di Dinas Pendidikan. Nanti kita evaluasi tiap enam bulan bagaimana efektivitasnya kebudayaan digabung ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan,” kata bupati kepada Balebandung.com, Sabtu (31/12/16).

Menurutnya dengan digabungnya kebudayaan ke Dinas Pariwisata pun agar kebudayaan ini dapat mendorong Dinas Pariwisata maupun sebaliknya, pariwisata yang mendorong kebudayaan terutama dari sisi perekonomiannya.

Dipisahnya Disdikbud sebagai respon dari terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah. Karenanya Pemkab Bandung pun menata ulang OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dengan mengeluarkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah dan Peraturan Bupati Bandung Nomor 47 Tahun Tentang Kebijakan Transisi Dalam Rangka Penataan Perangkat Daerah berdasarkan Perda Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Penganugerahan Insan Pendidikan dan Kebudayaan

Terkait penganugerahan terhadap insan pendidikan dan kebudayaan berprestasi yang digelar di Gedong Budaya Sabilulungan pada Kamis (29/12/16) lalu, bupati mengatakan apresiasi terhadap mereka harus terus ditingkatkan. Menurutnya kegiatan penganugerahan ini sangat baik dan menambah apresiasi kepada warga Kabupaten Bandung yang berprestasi, selain dengan pemberian penghargaan Sabilulungan Award.

“Kalau bisa ditingkatkan lagi apresiasi terhadap insan pendidikan, kepada seniman dan budayawan. Seperti kepada guru yang berprestasi ke depan mungkin bisa diumrohkan sebagai bentuk penghargaan. Saya kira hal penghargaan seperti itu hal yang wajar sebagai bentuk reward dan support kita dari Pemkab Bandung terhadap insan yang berprestasi sebab mereka telah mampu meningkatkan daya saing Kabupaten Bandung. Selain itu juga akan semakin memotivasi mereka untuk lebih banyak berprestasi,” kata Dadang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Juhana menambahkan penganugerahan terhadap insan pendidikan dan kebudayaan ini merupakan yang pertama kalinya digelar dan akan dirutinkan tiap tahun.

Juhana menyebutkan dalam penganugherahan ada 73 SD dan TK berprestasi, 86 SMP dan 9 SMA. Lebih dari itu ada penghargaan terhadap pengawas SMA 11 orang, sejarawan 9 orang, budayawan 10

“Totalnya mencapai 204 person dan lembaga yang mendapat Anugerah Insan Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 ini. Penganugerahan ini merupakan yang perdana dan rencanganya akan dirutinkan tiap tahun,” kata Juhana.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close