Bale Bandung

Pemkab Bandung Akan Hijaukan Kembali 3.000 Ha Lahan Kritis PTPN VIII

×

Pemkab Bandung Akan Hijaukan Kembali 3.000 Ha Lahan Kritis PTPN VIII

Sebarkan artikel ini
Dirut PTPN VIII Wahyu bersama Bupati Bandung Dadang Naser menandatangani nota kesepahaman di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Jumat (29/3/19). by Humas Pemkab
Dirut PTPN VIII Wahyu bersama Bupati Bandung Dadang Naser menandatangani nota kesepahaman di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Jumat (29/3/19). by Humas Pemkab

SOREANG – Dirut PTPN VIII Wahyu menyebutkan dari 23 ribu ha perkebunan yang ada di wilayah Kabupaten Bandung, sekitar 3.000 ha diantaranya dalam keadaan kritis. Untuk memulihkan kondisi tersebut, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk tetap mempertahankan kelestarian alam.

Menurut Wahyu, pihaknya mencatat dari 3.000 ha lahan kritis itu terletak di Kecamatan Pangalengan dan Ciwidey. Termasuk 1.700an ha diantaranya berada di bantaran daerah aliran sungai (DAS) Citarum. Upaya pemulihan terus dilakukan PTPN VIII bersama dengan pihak lainnya. Termasuk dengan Pemkab Bandung yakni dengan penanaman kembali pohon kina.

“Selain kina, kami menyarankan tanaman kopi dengan jarak renggang 4 meter, selisih 2 meter dengan penanaman kopi pada umumnya. Jarak tersebut agar dapat ditanami sayuran oleh masyarakat,” kata Wahyu di rumah dinas Bupati Bandung Dadang M Naser, belum lama ini.

Wahyu mengatakan, untuk komoditas kopi sebelumnya sudah dilakukan di Kertasari. Bahkan, hingga kini berjumlah 240 ribu batang pohon yang bibitnya diberikan PTPN VIII. Tak hanya itu, pihaknya juga telah meneken kerjasama dengan Pemkab Bandung dalam upaya pemulihan lahan kritis milik PTPN VIII yang ada di wilayah Kabupaten Bandung.

“Kami punya target 1.500 hektar yang akan ditanami kopi dengan jumlah 3 juta batang. Pada Juni, Juli akan ditambah 500 ribu batang bibit pohon kopi, yang dikirim dari Sukabumi. Pohon tersebut dapat dimiliki petani. Sedangkan untuk pengamanannya bekerja sama dengan Satgas Citarum Harum agar terhindar dari pengrusakan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang M Naser menambahkan alih fungsi lahan yang terjadi mengakibatkan tidak tertahannya air di wilayah hulu. Hal itu menyebabkan DAS Citarum tidak bisa menampung debit air yang besar.

Dalam upaya penanganan tersebut, ia mengimbau agar lahan kritis ditanami dengan pohon keras. Salah satunya dengan pohon kina, sebagai ciri khas Kabupaten Bandung yang telah lama hilang. “Kami ingin mengembalikan komoditas kina sebagai ikon, seperti termuat dalam lambang Kabupaten Bandung,” kata Dadang.

Dia menambahkan, di lahan kritis tersebut dulu terbentang luas perkebunan kina. Bahkan, sempat menjadi kebanggaan nasional di pasar internasional. “Kina pernah menjadi komoditas primadona khas Kabupaten Bandung, bahkan ada pabrik pengolahannya. Namun ironis, kini bahan bakunya bukan lagi asli dari Kabupaten Bandung, melainkan hasil impor,” ujarnya.

Terkait alih fungsi lahan, yang digunakan masyarakat petani untuk ditanami sayuran, ia memandang bahwa hal itu bukan semata kehendak mereka. Disinyalir ada pihak-pihak tidak bertanggungjawab di belakangnya, dengan tujuan ingin membuat lahan tersebut menjadi milik pribadi.

“Untuk itu kami berupaya melindungi para petani kecil ini dari para makelar tanah. Kami akan memperkuat koordinasi dengan camat setempat, bekerjasama dengan sektor-sektor Citarum Harum dan juga melibatkan Polres, agar mafia tanah tak merongrong masyarakat,” pungkas bupati. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]