Bale Bandung

Pemkab Bandung Estimasikan Dampak Tol Soroja

×

Pemkab Bandung Estimasikan Dampak Tol Soroja

Sebarkan artikel ini
Sekda Kab Bandung Ir. H.Sofian Nataprawira,MP saat Konsultasi Publik Strategi Sanitasi di Hotel Sutan Raja, Soreang, Jumat (30/12). by Humas Pemkab Bandung
Sekda Kab Bandung Ir. H.Sofian Nataprawira,MP by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Pemkab Bandung mengestimasikan dampak Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) yang akan dibuka pengoperasiannya pada April 2017. Dampak Tol Soroja tentunya akan mempengaruhi berbagai sektor, khususnya akses transportasi. Karenanya Pemkab melakukan proses pengklasifikasian permasalahan yang akan terjadi sebagai dampak dari terbangunnya Tol Soroja.

“Estimasi dampak Tol Soroja akan mempengaruhi akses transportasi, khususnya wilayah selatan. Jalur transportasi yang semula dua jalur, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), akan dibuat satu jalur dengan membuat jalan baru, apalagi jalur wisata” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP di ruang kerjanya, Selasa (31/1/17).

Sebagai solusi kemacetan, akses Tol Soroja ini menurut Sekda akan menghemat waktu perjalanan lebih cepat dan efisien. Berbagai hal harus diperhitungkan mulai dari bidang perencanaan tata ruang wilayah, perhubungan, perekonomian, pariwisata, perizinan, infrastruktur dan dari segi sosial masyarakat.

Dari segi perencanaan pembangunan, Sofian menjelaskan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) yang akan difokuskan saat ini, mengarah pada tata ruang wilayah Kecamatan Soreang, Kutawaringin, Katapang dan Margaasih.

“RTDR ini akan fokus mengelola empat kecamatan yakni Soreang, Kutawaringin, Katapang dan Margaasih. Untuk penataan kawasan siap bangun (Kasiba) Jatisari di Kutawaringin diperkirakan bisa menampung sekitar 6.000 unit rumah,” urainya.

Selain itu akan ada juga penataan di pertigaan jalan Warung Lobak, pengelolaan spot untuk transit di seputaran Masjid Al-Fathu, adanya Pasar Agro, pengembangan pusat informasi pariwisata dan pemilahan bangunan berizin.

Untuk kedepannya sudah bisa dipastikan volume kendaraan yang akan masuk ke Kabupaten Bandung melalui Tol Soroja bakal meningkat. “Penggunaan Tol Soroja ini akan melibatkan masyarakat dalam beberapa aktivitas. Salah satunya pembangunan pasar agro. Dimana menurutnya para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) akan menjadi produsen dari produk-produk unggulan khas Kabupaten Bandung.

“Saya harap dampak positif akan terasa juga manfaatnya di bidang perdagangan. Dari sektor peningkatan ekonomi masyarakat, produk unggulan UKM harus bisa dijual pada wisatawan,” ucapnya.

Sofian juga menegaskan, untuk lalu lintas tranportasi jalur tol dan sekitarnya akan diatur lebih ketat. Masyarakat diminta agar dapat bekerja sama sebagai pengguna jalan yang baik. “Patuhilah rambu-rambu lalu lintas jalan. Semoga harapan kita aktifnya Tol Soroja bisa sesuai pada waktu yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

KERTASARI, balebandung.com – Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Kabupaten Bandung menggelar giat penanaman 1.000 bibit pohon kopi, di Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari, Minggu 26 April 2026. Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara Kelompok Tani Fatayat Desa Cihawuk, Kecamatan Kertasari dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung. Ketua PC Fatayat Kabupaten […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/42026). Dalam arahannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menekankan bahwa LPK […]