Bale Bandung

Pemkab Gelar Sidak Harpitnas

×

Pemkab Gelar Sidak Harpitnas

Sebarkan artikel ini
Apel Senin pagi PNS Pemkab Bandung di Lapang Upakarti saat Harpitnas Senin (27/3). by Humas Pemkab Bandung
Apel Senin pagi PNS Pemkab Bandung di Lapang Upakarti saat Harpitnas Senin (27/3). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG– Hari kejepit nasional (Harpitnas) biasanya menyebabkan minimnya kehadiran ASN untuk melakukan pelayanan publik. Seperti Harpitnas Senin 27 Maret, kehadiran PNS Pemkab Bandung hanya sekitar 80%-an.

Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Bandung, H. Marlan,S.Ip.,M.Si mengatakan, di hari “kejepit” tersebut, 80% ASN wajib apel hadir. Soal ketidakhadiran, jelas Marlan, disebabkan karena sedang ada dinas luar (DL) dan ada yang sakit.

“Sekitar 80% ASN hadir di hari kejepit ini. Untuk ketidakhadiran dikarenakan sedang ada DL. Beberapa perangkat daerah (PD) tengah melakukan berbagai kegiatan. Contohnya ASN pada Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah yang sedang melaksanakan lomba desa di Pangalengan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, juga PD lainnya,” ungkap Marlan usai melakukan inspeksi mendadak bersama Badan kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPP) ke Dinas Pendidikan Kab Bandung, Senin (27/3/17).

Kepala BKPPD Kabupaten Bandung Erick Juriara mengatakan jelang peringatan Hari Raya Nyepi di hari Selasa (28/3/) dan Hari Senin (27/3) sebagai hari “kejepit”, kehadiran ASN di Pemkab Bandung masih normal sepert biasa. Menurut Erick apel hari Senin merupakan kewajiban ASN dan tetap melakukan pelayanan kepada publik.

“Hari kejepit ini, ASN yang hadir tetap seperti biasa untuk bekerja dan melakukan pelayanan publik. Hari Senin kan bukan cuti bersama dan tidak libur, apel itu kewajiban ASN, maka hari ini kami melakukan pemantauan ke Dinas Pendidikan dan Sekretariat Daerah,” terang Erick.

Erick menandaskan bagi pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, akan diberikan peringatan dan sanksi oleh Kepala PD masing-masing. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dengan sanksi yang bertahap.

“Kalau tidak hadir tanpa keterangan yang jelas akan dikenakan sanksi ringan oleh PD masing-masing, berhubungan dengan berkurangnya tunjangan ASN,” jelasnya.

Dalam melakukan pemantauan tersebut, pihaknya akan terus memantau terkait kehadiran ASN di setiap PD. Dia berharap, agar Kepala PD sebagai pimpinan juga bisa mengetahui kondisi kinerja bawahannya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kab Bandung Juhana,M.Mpd menjelaskan, inspeksi yang dilakukan ini akan sangat berpengaruh pada kinerja ASN, karena kehadiran ASN diperuntukan pada pelayanan publik. Juhana mengungkapkan kehadiran ASN di Disdik juga seperti hari kerja biasanya.

“Kehadiran ASN untuk pelayanan publik harus baik. Karena jika ASN tidak masuk kerja, selain pekerjaan yang menumpuk, masyarakat juga tidak akan terlayani dan itu merugikan keduanya,” kata Kadisdik.

Juhana berharap agar para ASN tetap melakukan tugas seperti biasa, walau ada hari “kejepit”. Menurutnya, bekerja itu bukanya sekadar melaksanakan perintah negara, tapi juga harus disertai niat ibadah dan rasa iklhas.

“Pengendalian disiplin dan kinerja saat ini bisa dilakukan dari jauh. Termasuk untuk ASN yang berada di luar wilayah kantor. Bisa menggunakan alat komunikasi melalui WhatsApp ataupun media sosial lainnya,” pungkas Juhana.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mendorong gerakan pemberantasan narkoba yang digalakkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bandung, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XXV PC PMII Kabupaten Bandung di Gedung Moh Toha, Soreang, Sabtu (25/4/2026). Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menegaskan bahwa persoalan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan harus menjadi […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Barat secara resmi mengukuhkan kepengurusan Komisi, Lembaga, dan Badan MUI Jabar masa khidmat 2025–2030. Pelantikan berlangsung di Masjid Raya Al-Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, pada Minggu 19 April 2026 lalu. Ada 10 nama di antaranya diisi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung. Salah satunya Ketua […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi pelatihan Standarisasi Imam dan Khatib yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kabupaten Bandung, di Aula SLRT Dinsos Kabupaten Bandung, Sabtu (25/4/2026). Menurut Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS), DMI Kabupaten Bandung saat ini sudah eksis dan aktif berkegiatan, bahkan sudah terbentuk 31 Pimpinan Cabang DMI […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Sebanyak 31 Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bandung secara aklamasi memilih H. Abdul Rouf, M.Pd sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kabupaten Bandung periode 2026-2031. Abdul Rouf yang sebelumnya menjabat Sekretaris Umum DPD BKPRMI Kabupaten Bandung terpilih sebagai Ketua dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-VII […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya peran strategis Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dalam menyerap tenaga kerja baru di Kabupaten Bandung. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus DPD Himpunan Lembaga Latihan Seluruh Indonesia (HILLSI) Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di Soreang, Jumat (24/42026). Dalam arahannya, Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menekankan bahwa LPK […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor yang membentuk Satuan Tugas Penanganan Sampah berbasis pesantren. Satgas Penanganan Sampah Ansor ini merupakan bentuk aksi nyata dalam menjaga lingkungan hidup (ekologi) yang digerakkan oleh kader muda Nahdlatul Ulama (NU), yang juga dikenal sebagai Ansor Hijau atau satgas relawan sampah. […]