Rabu, Desember 1, 2021
BerandaBale KBBPergerakan Tanah di Sindangkerta, 12 Rumah Rusak

Pergerakan Tanah di Sindangkerta, 12 Rumah Rusak

ilustrasi rumah rusak
ilustrasi rumah rusak

SINDANGKERTA – Sebanyak 12 rumah rusak dan beberapa rumah lain kondisinya terancam akibat bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Dengkeng, Desa Wangunsari, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Sekertaris Desa Wangunsari Asep Toha, pergerakan tanah itu terjadi sejak awal Februari 2016 dan terus mengalami pergerakan. Awalnya terjadi pada lahan persawahan, tetapi akibat insensitas hujan yang cukup tinggi membuat pergeseran tahan merembet ke permukiman warga.

“Ada 12 rumah yang mengalami rusak sedang dan berat yang puncaknya terjadi pada Maret 2016,” sebut Asep, Senin (4/4/16).

Dia menyebutkan awalnya warga menganggap pergerakan tanah itu sebagai kejadian biasa. Tapi dengan makin besarnya luas pergeseran membuat warga memutuskan untuk mengungsi. Terlebih rumah yang mereka tempati mengalami kerusakan dan sebagian kecil wilayah pergeseran telah mengalami longsor.

Rumah yang menjadi korban berada di RT 01 dan 02, RW 12, di mana terdapat 57 Kepala Keluarga, dengan total 184 warga. Berdasarkan hasil peninjauan, luas pergeseran tanah mencapai lima hektare dengan lebar retakan sekitar 10 sentimeter dengan kedalaman 1-2 meter.

Saat ini sebagian dari mereka sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman, tetapi sebagian lagi memilih untuk bertahan dirumah masing-masing. “Untuk kerusakan rumah bervariasi tapi ada juga yang hampir rubuh,” kata Asep. [fik]

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img
spot_img

TERKINI