Bale Jabar

Perkuat Peran di Daerah, Darwisman Dikukuhkan Jadi Kepala OJK Jabar

×

Perkuat Peran di Daerah, Darwisman Dikukuhkan Jadi Kepala OJK Jabar

Sebarkan artikel ini
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, saat pelantikan Kepala OJK Jabar Darwisman, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (25/3/25). 

BANDUNG, Balebandung.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat tugas dan fungsinya di daerah, dengan melantik Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, menggantikan pejabat sebelumnya Imansyah yang memasuki masa purnabakti.

“Hari ini, kita mengukuhkan Bapak Darwisman sebagai Kepala OJK Provinsi Jawa Barat yang baru, sejak 1 Maret 2025,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (25/3/2025).

Pelantikan turut disaksikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan jajaran Forkompinda Jabar serta perwakilan industri jasa keuangan di Jabar.

Dian Ediana Rae menyampaikan, sebagai salah satu provinsi dengan perekonomian terbesar di Indonesia, Jabar memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Kinerja perekonomian Jabar mencatatkan pertumbuhan di tahun 2024 sebesar 4,95 persen yang menempatkannya pada posisi ke-2 di Pulau Jawa dan posisi ke-16 secara nasional.

Adapun Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) pada tahun 2024 sebesar Rp1.752 triliun, terbesar ketiga secara nasional setelah DKI Jakarta dan Jawa Timur. Sementara itu dari sektor industri menjadi penyumbang utama pertumbuhan ekonomi dengan porsi 42,30 persen, diikuti sektor Perdagangan (14,46 persen) dan Konstruksi (8,16 persen).

“Kami percaya dengan kompetensi dan pengalaman yang Bapak Darwisman miliki, OJK Jabar akan semakin kuat dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab, terutama dalam pengawasan, perlindungan konsumen, dan pengembangan sektor keuangan yang sehat dan inklusif,” ucap Dian.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menyambut positif upaya OJK yang secara resmi mengukuhkan Kepala OJK Provinsi Jabar tersebut.

Menurutnya, Jabar merupakan provinsi dengan populasi terbesar di Indonesia dan memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Berbagai sektor usaha tumbuh pesat, mulai dari industri manufaktur, agribisnis, ekonomi kreatif, hingga sektor digital yang semakin berkembang.

“Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi antara lain pemerataan akses keuangan dan layanan keuangan hingga ke pedesaan. Hal ini dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ungkap Gubernur Jabar.

Sebagai regulator yang memiliki peran strategis dalam pengawasan dan pengembangan sektor jasa keuangan, kata Dedi, OJK berperan besar dalam menciptakan ekosistem keuangan yang sehat, stabil, dan inovatif.

Tantangan utama yang dihadapi saat ini meliputi peningkatan literasi keuangan masyarakat, pelindungan terhadap konsumen dari investasi ilegal, serta akses pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM, petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil di daerah.

“Dalam konteks Jabar, kita melihat masih banyak masyarakat yang belum memiliki akses ke produk dan layanan keuangan formal. Kehadiran OJK di Provinsi Jawa Barat dapat mendukung pertumbuhan perbankan di Jawa Barat. OJK datang, harapannya bank keliling hilang,” katanya.

Dedi Mulyadi menyatakan akan terus memberikan dukungan terhadap OJK dalam upaya menjaga stabilitas serta pertumbuhan sektor jasa keuangan di Jabar, dan siap untuk terus berkolaborasi dengan OJK dalam berbagai program dan kebijakan yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor keuangan.

“Selamat bekerja (Bapak Darwisman, Kepala OJK Provinsi Jawa Barat yang baru). Sukses selalu. Kita punya pekerjaan rumah untuk perbankan di Jawa Barat,” ucap Dedi.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.com — Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran perdana berlangsung meriah dan lancar dengan tema Binokasih Mulang Salaka. Kabupaten Sumedang menjadi titik awal kegiatan yang menampilkan kekayaan seni dan budaya Jawa Barat. Kirab yang digelar Sabtu malam (2/5/2026) dimulai dari kawasan Gedung Negara dan Museum Geusan Ulun menuju pusat pemerintahan Kabupaten Sumedang dengan jarak tempuh […]