Bale Jabar

Pj. Sekda Kab Bandung: “Ibu, Perpustakaan Utama Buah Hatinya”

SOREANG Penjabat (Pj) Sekda Kab Bandung Tisna A Umaran saat Lomba Bercerita Bagi Kader TP PKK kecamatan/desa se-Kab Bandung di Gedung Oryza Sativa Dinas Pertanian Kab Bandung. by Humas Pemkab

, Balebandung.com – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Tisna A Umaran mengajak para orangtua untuk mendongeng jadi media komunikasi antara anak dengan orangtua.

Menurut sekda, mendongeng bukan sekedar pengantar tidur, namun bisa menjadi alat komunikasi orangtua menanamkan nilai-nilai dan norma- norma dalam upaya pengembangan aspek moral pada anak.

“Bercerita atau mendongeng pada anak di masa golden age (usia emas) dapat mengasah kemampuan berbahasa, kognitif, motorik dan sosial anak. Guna meningkatkan giat literasi ibu dan anak, kami mengajak seluruh orangtua khususnya para ibu, untuk memulai dan membiasakan mendongeng bagi buah hatinya,” ucap sekda dirilis Humas Pemkab Bandung, Senin (2/11/20).

Pada kegiatan Lomba Bercerita Bagi Kader Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) kecamatan/desa se-Kabupaten Bandung di Gedung Oryza Sativa Dinas Pertanian, Soreang, Selasa (27/10) itu, Tisna juga menjelaskan, selain mengasah kemampuan berpikir, kegiatan mendongeng pada anak usia dini merupakan langkah awal dalam mengenalkan literasi.

“Ibu adalah perpustakaan pertama bagi anaknya. Dengan dibiasakan bercerita atau mendongeng, seorang ibu telah memperkenalkan budaya literasi. Jika seluruh anak gemar membaca, maka ini merupakan modal dan faktor penting dalam penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Bandung,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Bandung Tri Heru Setiati menuturkan, lomba bercerita bertujuan untuk meningkatkan gerakan literasi di lingkungan keluarga.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat menumbuh kembangkan kegemaran membaca dan kecintaan terhadap budaya lokal dalam upaya membangun karakter, kecerdasan, kreativitas dan inovasi ibu-ibu PKK,” tuturnya. Ia juga menyebutkan, lomba tersebut diikuti oleh 31 peserta perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Tidak hanya ketua TP PKK Kecamatan atau desa, lomba bercerita juga diikuti oleh kader PKK. Dengan ikut sertanya mereka, diharapkan para kader turut berperan membantu Pemerintah Kabupaten Bandung untuk mensosialisasikan budaya membaca di masyarakat hingga tingkat keluarga,” pungkas Kepala Disarpus.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close