Bale Bandung

Polresta Bandung Tangkap 3 Pencuri Besi Proyek KCIC

×

Polresta Bandung Tangkap 3 Pencuri Besi Proyek KCIC

Sebarkan artikel ini

CILEUNYI,balebandung.com – Jajaran Polresta Bandung berhasil mengamankan dua security Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dan seorang lagi sopir penadah barang hasil curian berupa besi yang diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan di kawasan KCIC Tegalluar Kabupaten Bandung.

Dua tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan itu adalah berinisial A alias M (29), warga Kecamatan Cileunyi dan J (24) warga Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung. Seorang tersangka lainnya WK alias O (26), sopir penadah barang hasil curian dua tersangka, warga Kecamatan Rancaekek.

Tiga pelaku lainnya, yakni UR, A.K alias S dan ATA alias C, dinyatakan buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu unit mobil Suzuki Carry Pick Up Nopol D 8705 XK yang digunakan para pelaku untuk mengangkut besi hasil curian dan berikut sebanyak 200 kg besi hasil curian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menegaskan bahwa jajaran Polresta Bandung telah mengamankan tiga tersangka dalam ungkap kasus pencurian dengan pemberatan di kawasan KCIC tersebut. “Dimana kasus pencurian ini terjadi di Stadion Kereta Cepat Indonesia atau KCIC Tegalluar. Yang mana dilakukan oleh security internal daripada KCIC sendiri yang dilaksanakan tanggal 2 Mei 2023 tepatnya pukul 00.30 WIB,” kata Kusworo kepada wartawan pada konferensi pers di Depo KCIC Tegalluar Kabupaten Bandung, Sabtu 6 Mei 2023.

Ditegaskan Kusworo, security yang melakukan aksi pencurian dengan pemberatan itu yang bertugas di malam hari dan memanfaatkan tugasnya saat malam hari untuk mencuri besi-besi yang ada di lingkungan Stasion KCIC ini.

“Atas perbuatannya yang bersangkutan dikenakan pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” kata Kusworo.

Aksi pencurian itu, imbuh Kapolresta Bandung, dilakukan tiga orang, dua di antaranya security KCIC, dan seorang lagi sopir penadah besi-besi hasil curian dua security tersebut. “Sehingga ketiganya kami proses dengan pasal 363 KUH Pidana dan Pasal 480 KUH Pidana,” katanya.

Kusworo mengatakan, dari hasil pencurian itu dengan barang bukti sebanyak 200 kg besi rel kereta api. Barang bukti itu tersimpan di atas mobil pick up bak terbuka, yang ada di lokasi KCIC di mana dilaksanakannya konferensi pers tersebut.

“Aksi pencurian yang dilakukan dua security KCIC, sebelumnya sempat ditemui oleh petugas patroli TNI Polri yang dilihat ada kejanggalan. Maka didatangi dan ditanya-tanya, dan setelah dilakukan pendalaman bahwa yang bersangkutan melakukan pencurian besi yang ada di wilayah KCIC,” jelas Kusworo.

Namun berapa besar kerugian yang dialami KCIC, Kusworo menjelaskan, bahwa pihaknya masih mendalami dan melakukan komunikasi dengan pihak KCIC.

“Titik penting dalam pengungkapan kasus ini adalah pembelajaran bagi karyawan atau petugas jaga yang lainnya untuk tidak melakukan hal serupa,” tuturnya.

Karena bukan terkait dengan nominalnya, imbuh Kapolresta Bandung, tapi terkait dengan dampaknya. “Seandainya kereta sedang melintas, kemudian yang diambil hanya sekedar baut, walaupun itu harganya enggak mahal. Tapi dampaknya itu bisa mengakibatkan kecelakaan,” tuturnya.

Kusworo berharap kejadian ini adalah yang terakhir. Tujuannya melaksnakan konferensi pers atau menginformasi hal ini kepada masyarakat adalah supaya menjadi pembelajaran.

“Bahwa yang diambil itu bisa berakibat atau berdampak daripada kecelakaan, sehingga melihat daripada dampaknya ini mengurungkan niatnya daripada pelaku kejahatan tidak melakukan pencurian kembali,” ujarnya.

Kusworo pun berupaya untuk terus melakukan pendalaman dan komunikasi dengan pihak KCIC, bahwa barang bukti besi hasil pekerjaan itu, namun demikian tidak boleh diambil sembarangan oleh pekerja.

“Karena bisa dimanfaatkan untuk kepentingan lain. Nah, besi bekas saja kami proses hukum. Apalagi besi yang statusnya masih digunakan untuk keberlangsungan transfortasi ini,” katanya.

Kusworo menyatakan, berdasarkan keterangan dari para tersangka, yang bersangkutan baru satu kali melakukan aksi pencurian. “Namun demikian kami akan terus melakukan pendalaman lebih jauh, apakah yang bersangkutan pernah melakukan sebelumnya atau tidak,” katanya.

Kusworo mengatakan bahwa besi-besi yang menjadi barang bukti hasil pencurian tiga tersangka itu, merupakan besi-besi pelindung kabel yang ada di bawah. “Namun demikian, besi ini walaupun bekas atau sisa tidak boleh diambil oleh sembarang orang. Ini masih milik KCIC yang bisa digunakan untuk kegiatan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, dari perwakilan KCIC yang merupakan senior manajer pengamanan mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Bandung dan jajaran TNI Polri yang sampai saat ini eksis turut mengamankan proyek KCIC.

“Beberapa pelaku pencurian sudah ditangkap oleh teman-teman dari kepolisian di wilayah Jawa Barat ini. Ini sebagai salah satu bentuk kerjasama kami, kami telah membangun kolaborasi TNI Polri dan ini salah satu hasilnya. Yaitu penangkapan beberapa pencuri, yang mana ini merupakan suatu potensi bahaya yang bisa membahayakan terkait kecelakaan kereta cepat. Ini salah satu potensi. Tentunya kita berharap meminimalisir terkait dampak-dampak bahaya yang akan terjadi,” katanya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Demokrat, MA Hailuki, menilai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bandung 2025 merupakan jawaban konkret atas berbagai pertanyaan, kritik, dan harapan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bandung sepanjang tahun 2025. Menurut Hailuki, berbagai kritik yang berkembang selama ini dijawab melalui capaian-capaian positif yang terukur dan dapat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Setelah sukses menjadi tuan rumah dan menggelar berbagai event tingkat nasional, Kabupaten Bandung kembali diincar menjadi tuan rumah peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) tingkat nasional tahun 2026 yang rencananya digelar 25 April 2026. Hal ini terungkap saat Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menerima silaturahmi dan kunjungan kerja […]

Bale Bandung

BALEENDAH, balebandung.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung segera menggelar agenda Musyawarah Cabang (Muscab) rencananya di Grand Sunshine Soreang, 8 April 2026. Muscab DPC PKB Kabupaten Bandung ini mengagendakan laporan pertanggungjawaban Ketua dan Pengurus DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2021-2026 serta pemilihan Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung periode 2026-2031. “Sesuai […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Adanya efisiensi berupa pemotongan Transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp933 miliar membuat Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) harus melakukan penyesuaian. Kendati demikian, Bupati Bandung Dadang Supriatna menandaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu isu strategis dalam RKPD 2027. Hal itu diungkapkannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Bandung, di Grand Sunshine […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung tahun 2025 mencapai 6,45 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,11 persen dan Provinsi Jawa Barat yang sebesar 5,32 persen. Selisihnya sekitar 1,34 poin di atas nasional dan 1,13 poin di atas Jawa Barat. Hal ini mendapatkan apresiasi dan applause dari peserta Rapat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna memimpin Rapat Koordinasi Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW), di Rumah Dinas Bupati, Soreang, Senin (30/3/2026). Rapat tersebut dihadiri para kepala OPD, Kapolresta Bandung, dan jajaran Forkopimda. Bupati Bandung mengatakan, rakor digelar untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Pilkades PAW berjalan optimal, aman dan tertib. Dari total 13 […]