Bale Bandung

Kab Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Otda Tingkat Nasional

×

Kab Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Otda Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini

SOREANG, balebandung.com – Setelah sukses menjadi tuan rumah dan menggelar berbagai event tingkat nasional, Kabupaten Bandung kembali diincar menjadi tuan rumah peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) tingkat nasional tahun 2026 yang rencananya digelar 25 April 2026.

Hal ini terungkap saat Bupati Bandung Dadang Supriatna dan Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menerima silaturahmi dan kunjungan kerja Direktur Jenderal Otda Kementerian Dalam Negeri Heriyandi Roni di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Rabu (1/4/2026).

Setelah mendapatkan respons positif serta kesiapan Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah peringatan Hari Otda tingkat nasional, pihak Dirjen Otda Kemendagri melalui Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah, Heriyandi langsung melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri terkait kesiapan tersebut.

Heriyandi juga berharap ada ide dan inovasi dari Pemerintah Kabupaten Bandung untuk memeriahkan peringatan Hari Otda ke-30 tahun 2026.

Sesuai arahan Bupati, Sekda Kabupaten Bandung bersama jajaran dan tim dari Dirjen Otda membahas berbagai persiapan, mengingat kegiatan ini bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 pada 20 April.

Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana mengusulkan agar kegiatan digelar pada sore hari, dilanjutkan dengan rangkaian acara malam berupa pentas seni serta pemberian penghargaan kepada para kepala daerah se-Indonesia di Gedung Budaya Soreang. Selain itu, pada kegiatan tersebut juga akan digelar pameran UKM/UMKM.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Dalam naskah Kidung Sundayana, Bubat bukan sekadar perang. Ia adalah dakwaan berdarah terhadap mahapatih yang mengubah perkawinan menjadi penaklukan. Perang Bubat sering datang kepada kita dalam kalimat-kalimat pendek. Dalam Carita Parahyangan, ia hanya muncul sebagai jejak singkat: orang-orang berperang di Majapahit. Dalam Pararaton, ia dicatat lebih terang, tetapi tetap ringkas: ada peristiwa Pasunda […]

Bale Bandung

BALEBANDUNG.COM – Pangeran Wastu Kancana ditinggal wafat ayahnya, Prabu Maharaja Linggabuana, ketika ia berusia 9 tahun. Ayahnya meninggal dalam Perang Bubat tahun 1357 M. Karena Wastu masih terlalu muda untuk menjadi Raja Sunda, pemerintahan lalu dipegang oleh pamannya, Sang Bunisora, sebagai pejabat sementara raja. Perang Bubat bukan cuma tragedi gugurnya Prabu Linggabuana, Dyah Pitaloka, dan […]

Bale Bandung

BANDUNG, balebandung.com – Pusat Sumber Daya Komunitas atau PSDK DAS Citarum mendesak pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh Peraturan Presiden Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS Citarum. Desakan itu disampaikan menjelang 10 Tahun Hari Citarum yang diperingati setiap 24 Mei. Ketua PSDK DAS Citarum Ahmad Gunawan mengatakan evaluasi diperlukan karena sejumlah program […]

Bale Bandung

PARARATON umumnya diartikan sebagai “Kitab Para Ratu”. Akar katanya adalah ratu. Dalam Jawa Kuno/Jawa Pertengahan, ratu tidak selalu berarti “ratu perempuan” seperti dalam bahasa Indonesia modern. Ratu bisa berarti penguasa, raja, raja perempuan, atau monark. Jadi lebih aman diterjemahkan sebagai penguasa kerajaan. Sumber ringkas juga menjelaskan Pararaton berasal dari “para ratu” yang berarti para penguasa, […]

Bale Bandung

balebandung.com – Tragedi Bubat tidak bisa terus-menerus dibaca sebagai kisah cinta yang gagal. Di balik rencana pernikahan Raja Majapahit, Hayam Wuruk, dengan putri Sunda, Dyah Pitaloka Citraresmi, ada perkara yang jauh lebih keras: kehormatan sebuah kerajaan yang dipaksa masuk ke dalam kalkulasi politik kekuasaan. Di titik itulah nama Gajah Mada tidak bisa dilepaskan. Ia bukan […]