Bale Bandung

RTLH Kab Bandung Masih 20 Ribu Lagi

×

RTLH Kab Bandung Masih 20 Ribu Lagi

Sebarkan artikel ini
Asisten Ekjah Setda Kab Bandung Marlan,S.Ip.,M.Si membuka sosialisasi perbaikan RTLH di Gedung Dewi Sartika Soreang, Selasa (5/9). by Humas Pemkab Bdg
Asisten Ekjah Setda Kab Bandung Marlan,S.Ip.,M.Si membuka sosialisasi perbaikan RTLH di Gedung Dewi Sartika Soreang, Selasa (5/9). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Marlan,S.Ip.,M.Si mendorong adanya inovasi kolaborasi antara pemerintah, swadaya masyarakat dan pihak perusahaan, untuk solusi masalah perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Bandung.

“Kita dorong untuk lakukan pola baru yakni inovasi kolaborasi, antar pemerintah, masyarakat serta perusahaan untuk menyelesaikan persoalan RTLH. Selain dari APBN dan APBD, penyelesaian masalah ini bisa juga disokong dari Corporate Social Responsibility  (CSR) perusahaan yang ada di Kabupaten Bandung,” ucap Marlan usai membuka sosialisasi perbaikan RTLH di Gedung Dewi Sartika Soreang, Selasa (5/9/17).

Marlan berharap, jika kekuatan ketiganya digabung, masalah RTLH akan teratasi dengan cepat, dibangun dan diperbaiki menjadi rumah layak huni  dan dituntaskan secara bertahap.

“Semua yang tercatat adalah daftar antrian penerima manfaat untuk perbaikan RTLH. Namun diperlukan kesabaran untuk realisasinya, karena tiap desa ada prioritasnya masing-masing,” ungkapnya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Ir.ErwinRinaldi,M.Sc mengakui, keterbatasan anggaran untuk RTLH membuat penanganan masalah menjadil lambat, melihat jumlah RTLH yang masih banyak.

“Dari sekitar 70 ribu RTLH di Kabupaten Bandung, masih menyisakan 20 ribu RTLH yang harus ditangani. Tahun ini hanya ada anggaran sekitar Rp 24 miliar, sehingga hanya bisa untuk  memperbaiki sekitar 2.000 RTLH  karena anggaran untuk memperbaiki sekitar Rp.7,5 sampai Rp15 juta per rumah,” sebut Erwin.

Ia menuturkan, problem RTLH tersebut harus menjadi prioritas dan dikoordinasikan oleh provinsi dengan melibatkan swasta dan masyarakat dengan kualifikasi. Menurutnya, diperlukan kontribusi CSR, sebagai bentuk  kepedulian perusahaan yang ada untuk mendukung pembangunan.

“Kita akan dahulukan RTLH  yang menjadi prioritas sesuai  usulan pemerintah kewilayahan, tahun 2017 akan diperbaiki sebanyak 1.000 unit RTLH di 100 desa dari 30 kecamatan,” terangnya.

Mengenai RTLH yang belum terlaporkan, pihaknya masih melakukan verifikasi pelaporan dari aparat wilayah. Ia berharap aparat kewilayahan bisa proaktif melakukan peninjauan di wilayah kerja masing- masing.

“Untuk RTLH yang belum tertangani agar segera melaporkan pada kami, sehingga akan dilakukan verifikasi dan pendataan untuk masuk pada program perbaikan RTLH. Namun selanjutnya kita akan cek apakah sudah masuk di anggaran sekarang, akan kita alokasikan di anggaran perubahan atau di APBD murni tahun 2018,” ungkap Erwin.

Kepala Bidang Pengembangan Perumahan Ben Indra Agusta,ST.,MM mengungkapkan, salah satu yang belum tercatat laporannya yakni RTLH di Kampung Sukasari Desa/ Kecamatan Cimaung.

“Dari informasi di lapangan, kita sudah lakukan tindaklanjut dan peninjauan. Hasilnya sudah kita periksa. Desa tersebut sebelumnya sudah menerima program kami, tapi untuk rumah milik Bapak Sumarna (70) dan 3 lainnya tahun ini tidak masuk, karena aparat desa punya prioritasnya sendiri,” jelas Ben.

Menurutnya, tahun ini perbaikan RTLH mengalami peningkatan dari 1 desa 5 rumah menjadi 10 rumah. “Dengan sebaran RTLH banyak, sementara kemampuan terbatas, 10 rumah sudah ada peningkatan. Ke depan kita akan dorong aparat desa lebih aktif untuk turut mewujudkan rumah yang layak huni,sehat, nyaman dan lingkungan yang tertata,” tutup Ben.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]