Kamis, September 29, 2022
BerandaBale BandungSambut Pemilu 2019, IPM Kab Bandung Bentuk Duta Demokrasi

Sambut Pemilu 2019, IPM Kab Bandung Bentuk Duta Demokrasi

Narasumber Rifki Fauzi dalam Seminar Advokasi Pimpinan (SIMVONI) IPM Kab Bandung di Aula Pengurus Daerah Muhammadiyah, Kec Katapang, Kab Bandung, Sabtu (16/2/19).

MARGAHAYU – Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Bandung membentuk Duta Demokrasi dan Duta Advokasi dalam menyambut Pemilu 17 April 2019. Pembentukan Duta Demokrasi dilakukan di acara Seminar Advokasi Pimpinan (SIMVONI) bertema “Reposisi Advokasi Pelajar di Era Milineal,” di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bandung Selatan, Kec Margahayu, Kab Bandung, Sabtu (16/2/19).

“Pembentukan Duta Demokrasi ini sebagai langkah awal keseriusan kami dalam mengawal perkembangan pelajar, serta bukti nyata IPM Kab.Bandung yang peduli dengan demokrasi Indonesia. Karena IPM Kabupaten Bandung memandang partisipasi generasi milineal saat ini menjadi gambaran masa depan indonesia,” jelas Ketua IPM Kab Bandung Asep Tantan Permana.

Menurut Asep, duta demokrasi dan advokasi tersebut dibentuk di setiap ranting dan cabang IPM se-Kab.Bandung. Lebih lanjut Asep menguraikan, di struktur duta demokrasi itu ada 7 koordinator sebagai keterwakilan di setiap dapil dan 14 dari masing-masing keterwakilan ranting (sekolah Muhammadiyah).

“Duta Demokrasi ini sebagai langkah awal dari penyadaran peran penting pelajar saat ini dalam demokrasi Indonesia kedepannya,” terang Asep. Mereka akan bertugas mensosialisasikan proses demokrasi yang jujur dan adil. Termasuk diantaranya dalam prosesi Musyawarah Ranting, Cabang dan Daerah.

“Duta Demokrasi ini juga akan menjadi kepanjangan tangan PD IPM Kabupaten Bandung dalam memonitor kegiatan demokrasi di setiap cabang dan ranting. Dan ketiga, Duta Demokrasi akan menjadi sumber informasi mengenai demokrasi bagi para pelajar,” imbuh Asep.

Pihaknya berharap KPU Kab Bandung dan KNPI Kab.Bandung, yang hadir pada pembentukan Duta Demokrasi ini dapat melihat peluang tersebut sebagai investasi masa depan dan memberikan dukungan.

“Karena kami selaku PD IPM Kab.Bandung memandang perlu adanya proses membangun mindset pelajar mengenai demokrasi sedini mungkin. Kami berpendapat bahwa Partisipasi generasi milineal saat ini akan menentukan masa depan demokrasi indonesia. Maka dari itu, kami mulai membangun jaringan melalui kegiatan tersebut sebagai langkah awal dalam mengawal demokrasi dari cakupan yang paling kecil,” tutur Asep.

Menanggapi Duta Demokrasi ini, Tokoh IPM Kab.Bandung sekaligus demisioner Ketua Umum PW IPM Jabar tahun 2017-2018, Rifki Fauzi mengapresiasi langkah inovatif yang dilakukan IPM Kab Bandung. Rifki berharap Duta Demokrasi ini bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat khususnya pelajar berkenaan dengan pendidikan politik.

“Apa yang digagas IPM Kabupaten Bandung ini merupakan upaya menghadirkan kaum muda yang memiliki spirit berkontrubusi untuk bangsa, berpartisipasi aktif dalam agenda demokrasi, sehingga pada akhirnya bisa meningkatkan tingkat partisipasi pemilih, khususnya pemilih pemula,” uca Rifki.

Rifki menyarankan ke depannya setiap duta akan di-upgrade pengetahuannya mengenai demokrasi melalui kajian-kajian keilmuan yang diadakan setiap satu bulan sekali dan dihadirkan narasumber ahli untuk meng-upgrade pengetahuan para duta demokrasi***

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI