Bale Kab Bandung

Satgas Citarum Respon Laporan Sumur Warga Rancaekek Tercemar Limbah

RANCAEKEK, Balebandung.com – Warga Kampung Babakan Jawa Desa Bojongloa Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung merasa kesal sudah dua bulan terakhir ini sumurnya tercemar limbah industri.

Bagaimana tidak, air sumur warga yang tadinya bening dan tidak berbau, sekarang berubah menjadi hitam pekat dengan beraroma tak sedap limbah industri. Ada sekitar 1.500 warga di di lima RT di RW 12 yang terkenda dampak pencemaran air sumurnya. Awal tercemar air tersebut berwarna kecoklatan dan tidak berbau, namun kini sudah hitam pekat dan berbau limbah.

Untuk mendapatkan air bersih dan layak konsumsi, warga pun terpaksa merogoh kocek dengan membeli air galon atau dari tukang air bersih keliling.

“Untuk satu bulan, bisa sampai 30 galon. Bisa sampai Rp 200 ribu. Itu buat mandi, cuci beras, dan masak. Soalnya lihat air sumur yang hitam dan bau seperti itu saja sudah takut, apalagi memakainya” kata Ny Iin, warga RT 01/RW 12 Babakan Jawa.

Satgas Citarum Harum Sektor 21 merespon laporan warga dan langsung terjun ke lokasi untuk memeriksa aliran Sungai Cikijing yang dialiri sejumlah industri seperti PT Kewalram, PT Kahatex dan PT Sunson.

“Kita cek air sungai yang melewati tiga desa di Kecamatan Rancaekek, salah satunya Desa Bojongloa yang hitam pekat dan berbau. Ini menjadi acuan untuk dilaporkan kepada Komandan Sektor 21 dan akan segera diberi sanksi tegas hingga penutupan Ipal bagi industri yang terbukti melakukan pencemaran sungai dan air sumur warga ini,” tandas Serka Nurwan, Dansub 01 Sektor 21 Rancaekek.

Jika tidak segera ditindak, kata Serka Nurwan, akan makin membahayakan kesehatan warga dan makin merusak lingkungan khususnya Sungai Cikijing yang bermuara ke Sungai Citarum. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close