Bale Jabar

Sekolah Ramah Anak Cegah Kekerasan

×

Sekolah Ramah Anak Cegah Kekerasan

Sebarkan artikel ini
Ketua P2TP2A Jabar Netty Prasetiyani
Ketua P2TP2A Jabar Netty Prasetiyani

BANDUNG – Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan pada dasarnya keluarga merupakan penanggung jawab pertama dan utama dalam pembangunan karakter dan akhlak mulia bagi anak-anak. Namun masalahnya hari ini tidak semua orangtua memiliki kecakapan dan kapasitas untuk menyelenggarakan pengasuhan yang benar dan tepat.

“Sehingga institusi pendidikan yang menjadi bagian dari sistem pembangunan nasional harus melakukan sebuah langkah maju untuk mengisi ruang kosong yang ada di tatanan keluarga,” tandas Netty saat Sosialisasi Jabar Tolak Kekerasan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bertema “Upaya Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak” di Aula Dewi Sartika Disdik Jabar, Jumat (1/7/16).

Salah satunya dengan mengembangkan konsep Sekolah Ramah Anak di mana sekolah tidak hanya sebagai tempat untuk belajar dan bermain, tapi juga diberi kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnya. Pada saat yang sama, masyarakat diberi ruang untuk menilai pelayanan sekolah sehingga tercipta dialog diantara para orangtua dengan guru untuk wujudkan sekolah ramah anak. Karena pada ujungnya, unsur yang mendukung terciptanya Sekolah Ramah Anak adalah sekolah, masyarakat dan keluarga.

“Intinya sekolah ramah anak memastikan setiap anak secara inklusif berada dalam lingkungan yang aman secara fisik, melindungi secara emosional dan mendukung secara psikologis,” sebut Netty di hadapan Koordinator Pengawas (Korwas), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan perwakilan Disdik se-Jabar.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, kata Netty, menyebutkan institusi pendidikan dapat meningkatkan kualitas materi pendidikan agama dan budi pekerti; memasukan ke dalam kurikulum tentang hak dan kewajiban anak, kesehatan reproduksi dan pemberdayaan anak; melindungi anak di satuan pendidikan dari kejahatan seksual dan kekerasan yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga kependidikan juga pihak lain dalam lingkungan sekolah serta memberikan sanksi yang berat terhadap pendidik dan tenaga kependidikan yang lalai melaksanakan tugasnya yang mengakibatkan terjadinya kejahatan seksual dan kekerasan pada anak.

Oleh karena itu Netty mengajak semua untuk tunaikan tugas sebagai orangtua di sekolah guna memberikan upaya perlindungan pada anak-anak dan memiliki komitmen tinggi dalam Gerakan Jabar Tolak Kekerasan. “Hal ini sebagai bentuk meyelamatkan masa depan bangsa dengan membentengi diri dengan membangun sekolah yang ramah, layak dan aman untuk anak-anak. Melalui langkah yang sederhana ini dapat berdampak luar biasa untuk peradaban bangsa selanjutnya,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]