Bale Kota BandungPamong

Terjemahkan Pancasila Lewat Program Nyata

bb-pidato-bung-karno-1-juni-1945-4-638BANDUNG – Rencananya 1 Juni besok, presiden, tokoh bangsa, lembaga negara akan hadir pada hari peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 tentang Lahirnya Pancasila, yang digelar di Gedung Merdeka, Bandung. Nantinya juga akan ada pidato tentang kepancasilaan.

“Semua tokoh bangsa, lembaga negara akan hadir ke Gedung Merdeka, Bandung, akan ada pidato tentang kepancasilaan. Pada pagi hari akan ada pawai juga, masyarakat dipersilahkan hadir, di tanggal 1 Juni ada kemungkinan juga kita menziarahi Situs Bung Karno, situs penjara Bung Karno yang jaraknya hanya 500 meter dari Gedung Merdeka,” ungkap Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat jadi pembicara di bedah buku di Gedung Perpustakaan Jawa Barat, Senin (30/5/16).
.
Lebih dari itu Ridwan menyampaikan selama sebulan ke depan akan ada kegiatan-kegiatan yang akan menguatkan nilai nilai kepancasilaan khususnya di Kota Bandung. “Kita akan ada menguatkan lagi nilai-nilai kepancasilaan khususnya untuk masyarakat Kota Bandung,” terangnya. Ridwan menjelaskan Pancasila kini harus lebih diterjemahkan dalam program-program nyata.

“Yang menjadi tantangan hari ini bukan soal menghafal Pancasila, kalau menghafal saya kira udah bisa. Walaupun banyak ditemukan juga makin ke sini banyak orang yang kurang hafal juga, tapi menterjemahkan Pancasila menjadi sesuatu yang kekinian menjadi suatu cara yang relevan,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mencontohkan, di Bandung ada program-program yang menguatkan kesolehan. Ada magrib mengaji yang merupakan terjemahan dari sila pertama, sila kedua kemanusian, dengan program Ayo Bayar Zakat.

“Masalah persatuan kita kuatkan juga demokrasi tidak melulu formal. Kalo di Bandung ada lembaga-lembaga kemasyarakatan kita bentuk, ada Dewan Smart City, untuk orang orang pintar teknologi, ada Dewan Budaya, ada Dewan Lingkungan dan lain lain untuk menunjukkan masyarakat perlu saluran-saluran baik formal maupun non formal,” urainya.

Terjemahan-terjemahan itu dikatakan Ridwan diharapkan hadir di seluruh kabupaten dan kota, sehingga Pancasila itu relevan dengan kekinian. Ridwan menyimpulkan semakin bisa bangsa ini menerjemahkan nilai-nilai Pancasila dengan seperti itu, maka bakal semakin langgeng Pancasila .

“Bahwa kita ini punya identitas, ada orang orang ingin Indonesia itu dimirip-miripkan dengan Amerika. digeser-geser supaya mirip barat, mirip Tiongkok, ga bisa gitu, kita ini punya identitas,” tandasnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close