Selasa, Oktober 19, 2021
BerandaTingkat Serapan Kerja Perhutani Tetap Stabil
Array

Tingkat Serapan Kerja Perhutani Tetap Stabil

Pemberdayaan-Kaum-Perempuan-Hutan3BANDUNG – Di usianya yang menginjak 55 tahun, PT Perhutani tetap tangguh memberikan daya dukungnya terhadap kehidupan sosial. Terutama dalam hal serapan tenaga kerja dan dukungan terhadap pengayaan sektor pangan.

Direktur keuangan Perhutani Mohamad Soebagja menyebutkan, untuk serapan tenaga kerja, Perhutani juga mendapat tumpahan dari tenaga kerja yang terkena PHK. Soebagja menunjuk contoh untuk tenaga sadapan getah pinus di Sukabumi itu per bulan bisa dapat penghasilan Rp4,5 juta.

“Selain itu juga di bidang pengayaan pangan di kawasan hutan itu termasuk dalam rangka mendukung program kedaulatan pangan dan banyak menyerap tenaga kerja. Tenaga kerja yang terserap mayoritas petani hutan yang berasal dari masyarakat desa hutan,” kata Soebagja di sela Peringatan HUT Perhutani ke-55 di Kantor Perhutani Unit III Jabar Banten, Jl Soekarno Hatta 628 Bandung, Selasa (29/3/16).

Sementara untuk tanaman pangan tahun ini pihaknya menargetkan penanaman seluas 167 ribu dan sebagian besar ditanami jagung. “Tahun ini target panen jagung 1,2 juta ton. Hasil panennya akan diserap oleh Bulog,” ujarnya..

Kepala Perhutani Divisi Regional Jabar-Banten Ellan Barlian menambahkan untuk wilayah Jabar Banten sendiri banyak masyarakat desa hutan yang melakukan kegiatan tumpang sari sekaligus jadi tenaga pemasangan pal batas, persemaian sampai produksi kayu.

“Kita prioritaskan masyarakat desa hutan dalam hal ini kelompok tani hutan yang mendapatkan pekerjaan. Apalagi untuk kegiatan sadapan getah pinus dan kayu putih itu kegiatannya hampir sepanjang musim dan mereka kita lindungi dengan asuransi,” kata Ellan

Untuk kegiatan pengayaan pangan di Jawa Barat dan Banten menurut Ellan tahun ini targetnya 67 ribu hektar dengan 80% lahan ditanami jagung. [iwa]

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI