Rabu, Oktober 20, 2021
BerandaBale BandungTinjau Vaksinasi Massal di Bojongsoang, Bupati Minta Sebelum Pilkades Wajib Divaksin Dulu

Tinjau Vaksinasi Massal di Bojongsoang, Bupati Minta Sebelum Pilkades Wajib Divaksin Dulu


Bupati Bandung H Dadang Supriatna bersama Ketua Fraksi Gerindra Praniko Imam Sagita saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal, di Komplek GBA, Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (10/8/2021). Poto: d ruswandi

KAB BANDUNG, BaleBandung.com – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi terhadap Partai Gerindra dalam mendukung suksesnya program vaksinasi di Kabupaten Bandung.

Program vaksinasi massal yang diinisiasi Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bandung Praniko Imam Sagita, dilaksanakan terhadap sekitar 400 warga, di Komplek Griya Bandung Asri (GBA), Desa/Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Selasa (10/8).

“Alhamdulillah kegiatan vaksinasi massal di Desa Bojongsoang ini merupakan program Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Bandung, kolaborasi dengan pemerintah setempat, Pak Camat, Pak Kades Bojongsoang. Kegiatan seperti ini yang saya harapkan, terimakasih kepada masyarakat Bojongsoang dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya program vaksinasi ini,” kata Dadang Supriatna di sela acara vaksinasi massal.

Dadang menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk mau divaksin, terutama desa desa yang akan melaksanakan Pilkades, wajib divaksin dulu. “Vaksin ini untuk menambah daya tahan tubuh agar tidak mudah terinfeksi virus,” kata Dadang.

Saat ini program vaksinasi tahap I di Kabupaten Bandung sudah mencapai 12,16% dan tahap II mencapai 32,87%.

Namun menurut bupati, bila dilihat dari jumlah penduduk Kabupaten Bandung sebanyak 3,62 juta jiwa, dan target vaksinasi sebesar 80 persen atau sebanyak 2,86 juta jiwa, maka capaian vaksinasi masih rendah.

“Kalau 2,86 juta dikali dua (dua kali vaksin) berarti kebutuhan vaksin mencapai 5,6 juta dosis. Saat ini vaksinasi tahap satu baru sekitar 400 ribuan, dan tahap dua baru 192 ribuan, artinya masih rendah, sedangkan kita punya waktu tinggal empat setengah bulan lagi sampai Desember, maka kalau menghitung hari kita harus melaksanakan vaksinasi sebanyak 40 ribu dosis vaksin per hari,” ungkap Dadang.

“Jadi kenapa harus divaksin? Pengalaman saya sudah dua kali divaksin, karena kecapaian pada hari lebaran lalu saya sempat ngedrop dan akhirnya saya terkonfirmasi covid, karena ‘sareatnya’ vaksin dan daya imun tubuh serta pola makan sangat teratur, saya hanya tiga hari sembuh kembali dan negatif. Ini terbukti bahwa vaksin ini sangat berpengaruh terhadap ketahanan tubuh kita,” kata Dadang.

Maka dari itu, Dadang menginbau, terutama bagi desa yang akan melaksanakan Pilkades wajib vaksinasi terlebih dahulu.

Di Kecamatan Bojongsoang, tuturnya, ada dua desa yang akan menyelenggarakan Pilkades, sehingga diprioritaskan untuk vaksinasi. Yaitu Desa Cipagalo dan Buahbatu. “Saya minta pak camat untuk memprioritaskan vaksinasi di dua desa tersebut,” harap Dadang.

Sementara menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra, Praniko Imam Sagita, dalam kegiatan vaksinasi massal ini diikuti sekitar 400 warga Bojongsoang.

“Jadi bukan hanya penghuni kompleks GBA saja, tetapi untuk semua warga Kecamatan Bojongsoang. Fraksi Gerinda yang pertama menggelar vaksin di Kabupaten Bandung. Mudah-mudahan ini pelopor bagi fraksi lain di DPRD,” ujar Praniko pada wartawan.

Mengenai ketersediaan vaksin, Praniko tidak menjelaskan secara pasti. Namun menurut dia, ada ratusan ribu dosis vaksin yang akan disebar ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung.

“Yang pasti, seluruh fraksi ikut mendorong pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi secara marathon,” paparnya.

Praniko menjelaskan, program vaksinasi tersebut dilaknakan selama seminggu. “Karena saya dari daerah pemilihan (dapil) 3, setelah vaksinasi masal fi Bojongsoang rencananya berlanjut ke Cilengkrang, Cimenyan dan Cileunyi,” ucapnya.(DR)***

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI