Bale Bandung

Wakapolri; Pelaku Utama Miras Maut Tertangkap dan Terancam Hukuman Mati

×

Wakapolri; Pelaku Utama Miras Maut Tertangkap dan Terancam Hukuman Mati

Sebarkan artikel ini
Wakapolri Komjen Pol. Syafrudin saat memimpin ekspos miras oplosan di rumah mewah milik pelaku utama SS Jl Bypass Bandung – Garut, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/18). by iwa/bbcom

CICALENGKA – Wakapolri Komjen Pol. Syafrudin menyatakan tim gabungan Polda Jawa Barat berhasil meringkus Syamsuddin Sihombing, pelaku utama kasus minuman keras (oplosan) maut yang menewaskan 44 orang warga di Kabupaten Bandung. Tersangka SS ditangkap di perbatasan Sumsel dan Jambi pada Rabu dini hari (18/4). Sebelumnya Polda Jabar juga sudah berhasil menangkap tiga tersangka lainnya bernama Soni, Uwa dan Asep yang bertindak selaku pembuat miras.

“Pelaku utama SS sudah tertangkap dan tadi Rabu (18/4) malam sudah di Bandung. Jadi, motifnya semua bisnis tapi bukan merupakan jaringan meskipun satu sama lain saling mengetahui. Dan rata-rata bisnis mereka ini sudah berjalan dua tahun di Jawa Barat ini khususnya. Tapi fenomena miras oplosan ini memang sudah berjalan 10 tahun belakangan ini,” kata Wakapolri saat memimpin ekspos kasus ini di rumah mewah milik SS Jl Bypass Bandung – Garut, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Kamis (19/4/18).

Komjen Pol. Syafrudin menyebut total yang tewas akibat miras se-Indonesia mencapai 112 yang tewas dan 45 diantaranya tewas di Bandung. Wakapolri menegaskan kepada para tersangka akan dikenakan pasal maksimal Pasal 204 KUHPidana ayat 1 dan 2. “Pasal maksimal itu bisa sampai20 tahun penjara, bisa juga sampai hukuman mati,” tegasnya.

Menurutnya kasus kematian akibat miras oplosan ini dilakukan secara sporadis di beberapa daerah di Indonesia. Ia menandaskan kejadian besar ini membuka pintu masuk untuk merubah regulasi dari para stakeholder terkait kasus miras ini. Sementara Polri masih memfokuskan pengungkapan kasus miras ini terlebih dulu.

“Operasi razia besar-besaran dan secara simultan akan kita lakukan bersama-sama stakeholder terkait. Termasuk operasi intelijen yang ujungnya minimal kita bisa menghentikan peredaran miras ini. Setelah itu baru kita akan mengatur regulasinya lebih lanjut bersama stakeholder terkait yang terlibat,” tandasnya.

Pada kesempatan itu Wakapolri pun menghimbau seluruh stakeholder terkait seperti kementerian dan pemerintah daerah untuk bersama Polri bahu membahu menangani masalah ini agar jangan sampai berlarut-larut. Pihaknya berterima kasih atas kerjasama ulama, pemerintah daerah sehingga kasus ini banyak yang terungkap baik dari pelaku utama, korban, dan miras yang beredar.

“Kita targetkan sebelum memasuki Romadhon masalah ini sudah selesai. Karena untuk menangani hal ini sampai bisa menghentikan, pasti bukan hanya oleh Polri, sebab menyangkut masalah regulasi, perizinan dan sebagainya. Kita akan ungkap bersama dan menyelesaikan masalah ini melalui langkah-langkah yang sistematis dan progresif,” tandas Wakapolri.

Sementara Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto menambahkan pelaku SS tertangkap setelah polisi mendapat keterangan dari istrinya AM. Tim gabungan sempat melacak pelaku hingga ke Riau, Pekanbaru, Nias, bahkan sudah mengarah ke perbatasan Sumatera Utara.

“Kami punya keyakinan pelarian pelaku SS mengarah ke Jambi. Karena diketaui, SS juga punya kebun sawit seluas 29 hektar di perbatasan Sumatera Selatan dan Jambi. Berkat kerjasama dengan Polda Jambi, setelah diintai, betul ada pelaku di Jambi, maka kita lakukan penegakan  hukum sesuai peraturan perundangan. Tadi malam kita terbangkan ke Jakarta untuk dibawa ke Mabes Polri kemudian langsung dibawa ke Bandung.

Menurut Kapolda, dari hasil lab forensik, dari sampel miras yang ada di botol kemasan, minuman itu mengandung metanol dan alkohol. “Sehingga efeknya setelah diminum, menyebabkan mata berkunang-kunang, perut mual, muntah, sesak nafas, susah bernafas dan mendekati kematian tergantung berapa volume yang diminum dan kekuatan tubuh masing-masing korban,” terang Agung.

Usai ekspos perkara dari Wakapolri, sedikitnya 30 ribu botol minuman keras dan puluhan dirigen barang bukti miras hasil razia dimusnahkan di Alun-alun Cicalengka. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]