Bale Jabar

Warga Jabar Dihimbau Tak Ikut Aksi 2511 dan 212

×

Warga Jabar Dihimbau Tak Ikut Aksi 2511 dan 212

Sebarkan artikel ini
Maklumat Kapolda Jabar
Maklumat Kapolda Jabar

BANDUNG – Aksi unjuk rasa di Jakarta secara besar-besaran akan kembali terjadi pada tanggal 2511 hari Jumat mendatang serta 212 atau awal Desember 2016.

Untuk mengantisipasi adanya dugaan aksi unjuk rasa yang sudah mengarah kepada aksi makar kepada negara, Polda Jawa Barat menghimbau agar umat islam asal Jabar tidak mengikuti aksi tersebut.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus menghimbau masyarakat sebaiknya mempercayakan proses hukum tersebut kepada penegak hukum dan pemerintah.

“Untuk penyelesain permasalahan hukum, berikan kepercayaan kepada Polri dan Pemerintah. Yakinlah Polri dan pemerintah dapat menuntaskan perkara ini secara profesional,” saran Yusri di Mapolda Jawa Barat, Rabu (23/11/16).

Kendati demikian, pihaknya tidak bisa menahan jika masyarakat tetap bersikukuh berangkat ke Jakarta. Dengan syarat, sebut Yusri, masyarakat agar aktif menjaga dan meminimalisir potensi kericuhan yang berujung pidana.

“Tidak membawa peralatan yang berpotensi pidana mulai dari senjata tajam, senjata api, bahan peledak yang dapat dikenakan sanksi hukuman mati atau penjara sumur hidup,” tegasnya.

Tak hanya itu, bagi masyarakat yang tidak berangkat maupun yang ikut, agar menjaga segala ucapan dan tindakan yang mengarah pada potensi SARA baik secara langsung maupun melalui media sosial. “Jangan menghasut atau memprovokasi dengan lisan yang menimbulkan permusuhan baik individu maupun kelompok,” tandassnya.

Bahkan menurut Yusri, untuk mengantisipasi hal tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Bambang Waskito mengeluarkan maklumat terkait aksi unjuk rasa. Maklumat yang ditandangani langsung Kapolda Jabar tersebut dikeluarkan Rabu (23/11) ini.

Maklumat Kapolda yang tertuang dalam 8 poin tersebut, perihal penyampaian pendapat di muka umum atau unjuk rasa. “Ada 8 poin maklumat yang harus dipatuhi oleh penyelenggara aksi. Jika melanggar dari 8 poin tersebut, maka akan diberi sanksi sesuai yang dilakukan massa aksi atau penyelenggara aksi,” terang Kabid Humas.

MUI Jabar pun Menghimbau
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat pun mengimbau masyarakat khusunya umat muslim Jawa Barat tidak ikut dalam aksi damai 212 di Jakarta. MUI Jabar menilai aksi tersebut justru banyak dampak negatif yang akan ditimbulkan.

“Untuk aksi 2 Desember mudharat-nya terlihat banyak. Sehingga masyarakat diimbau agar tidak ke sana,” kata Ketua MUI Jabar Rachmat Syafei, di Gedung Sate, Rabu (23/11/16).

Selain itu, imbuh Rachmat, aksi super damai yang dijanjikan Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) sudah melenceng dari tujuan awal aksi tersebut dilakukan.

“Karena disinyalir tujuannya sudah keluar dari tujuan. MUI mencium ada agenda lain. Intinya dari informasi yang dimiliki MUI bahwa madarat-nya lebih besar,” tandasnya.

Namun, pihaknya tidak bisa melarang masyarakat yang tetap ingin bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi sebab merupakan hak setiap warga negara. “Tapi di satu pihak MUI tidak bisa melarang hak tersebut, hanya sikap MUI mengimbau untuk tidak, karena disinyalir bukan itu yang dituntut masalah Ahok,” tandasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]