Bale Bandung

Itikaf Ramadan, Bupati Bandung Ajak Semua Pihak Merendahkan Diri di Hadapan Allah SWT

×

Itikaf Ramadan, Bupati Bandung Ajak Semua Pihak Merendahkan Diri di Hadapan Allah SWT

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supritna saat itikaf Ramadan di Masjid Al Fathu Soreang Kabupaten Bandung, Selasa 18 April 2023 malam.

SOREANG – Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna melaksanakan itikaf lailatul qadar di Masjid Al Fathu Soreang Kabupaten Bandung, Selasa 18 April 2023 malam.

Bupati Dadang Supriatna pun hadir di tengah-tengah masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama, ulama, kiyai, ustadz maupun para santri yang sengaja datang berbondong-bondong ke Masjid Al-Fathu untuk melaksanakan itikaf lailatul qadar di bulan suci Ramadan 1444 Hijriah/2023 ini. Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung pun tampak hadir pada pelaksanaan itikaf Ramadan tersebut.

Hadirnya Dadang Supriatna pada pelaksanaan itikaf itu setelah pada Selasa siang tiba di Rumah Dinas Jabatan Bupati Bandung, Soreang, setelah melaksanakan ibadah umrah di Mekkah Arab Saudi. Dengan kekhusyukan dan keikhlasannya sebagai pelayan masyarakat, Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna ini pun mulai melaksanakan sejumlah kegiatan pemerintahan di lingkungan Pemkab Bandung, di antaranya melaksanakan itikaf bersama masyarakat Kabupaten Bandung. Pada Selasa siang, Bupati Dadang Supriatna menghadiri rapat paripurna di DPRD Kabupaten Bandung, dan Selasa sore melaksanakan rapat koordinasi daerah.

Saat hadir di hadapan para jemaah Masjid Al-Fathu, Kang DS mengajak kepada masyarakat untuk semakin merendahkan diri di hadapan Allah SWT. Pada kesempatan pelaksanaan itikaf Ramadan ini momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Bagi Allah sangat mudah mengangkat dan memuliakan seseorang atau menghinakan seseorang, karena Allah maha kuasa atas segalanya,” kata Kang DS.

Bupati pun menginstruksikan kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Bandung agar bekerja sesuai tusi dan peraturan yang berlaku.

Tak hanya itu, Dadang Supriatna mengingatkan kepada masyarakat Kabupaten Bandung yang melaksanakan mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah ke kampung halamannya, agar tertib dalam menjalankannya. Dengan harapan selamat sampai kampung halamannya, dan bisa kembali melakukan aktivitas sehari-hari.

“Pastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggal mudik. Sebelum mudik Lebaran, lebih baik memberi tahu kepada Ketua RT maupun RW setempat. Supaya warga setempat sama-sama turut menjaganya, supaya lingkungan tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Kang DS mengungkapkan, bahwa dirinya selaku pemerintah beserta jajaran TNI dan Polri siap mengamankan pelaksanaan mudik Lebaran sebagai bagian dari pelayanan kepada mayarakat.

“Kita bekerja bukan untuk mencari materi, tapi untuk mendapatkan rido Allah SWT. Sebab segala tugas yang dikerjakan akan dipertanggungjawabkan kepadaNya,” ujarnya.

Di bulan suci Ramadan ini dan hanya tinggal beberapa hari lagi memasuki Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Bupati Bandung mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan meminta maaf lahir dan bathin kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung memohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan, serta menyampaikan do’a semoga Allah SWT menerima ibadah shaum kita dan kita menjadi hambaNya yang taqwa. Aamiin YRA,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]