SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker)menggelar Job Fair Bedas Expo 2026, di Jalan Raya Al Fathu Soreang, Jumat 17 April 2026.
Job fair ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 yang menjadi peluang besar bagi ribuan pencari kerja (pencaker) untuk mengakses lowongan pekerjaan (loker) dari berbagai sektor industri.
Job fair yang digelar 17–18 April ini disambut antusias masyarakat. Ribuan pencaker memadati lokasi kegiatan sejak hari pertama untuk mencari peluang kerja yang tersedia.
Kepala Disnaker Kabupaten Bandung, Dadang Komara menyampaikan job fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses lapangan pekerjaan sekaligus “kado” bagi masyarakat di momen hari jadi Kabupaten Bandung.
“Alhamdulillah, dalam rangka peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, salah satu upaya yang kami siapkan adalah kegiatan Job Fair ini,” ucap Kadisnaker.
Menurutnya, jumlah lowongan kerja yang tersedia dalam kegiatan ini mencapai ribuan posisi dari 22 perusahaan yang berpartisipasi. Hal tersebut dinilai menjadi peluang strategis untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bandung.
“Estimasi kami, ribuan lowongan tersedia dan ini merupakan peluang besar bagi masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan,” kata Dakom, sapaan Dadang Komara.
Dalam pelaksanaannya, Disnaker Kabupaten Bandung tidak lagi menggunakan sistem manual. Seluruh proses rekrutmen dilakukan melalui ekosistem digital yang terintegrasi, mulai dari platform nasional hingga aplikasi lokal milik pemerintah daerah.
Sistem ini menghubungkan portal pusat seperti Siap Kerja dengan layanan lokal Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital. Langkah tersebut diambil untuk memastikan transparansi, akurasi data, serta mempercepat proses pencocokan antara pencari kerja dan perusahaan.
Selain pelaksanaan job fair selama dua hari, Disnaker juga menyiapkan satu hari tambahan yang difokuskan pada penguatan layanan digital melalui platform GBK Bedas Digital.
“GBK Bedas Digital tetap berjalan rutin. Kami sedang membangun ekosistem layanan ketenagakerjaan yang lebih solid agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh mencari informasi pekerjaan,” jelas Dakom.
Dakom menegaskan efektivitas program ini juga didukung oleh regulasi daerah, salah satunya Peraturan Bupati Bandung Nomor 57 Tahun 2023, yang mengatur kewajiban perusahaan dalam menyampaikan informasi lowongan kerja melalui dinas terkait.
Dengan sistem digital yang telah terintegrasi, proses matching antara pencari kerja dan pemberi kerja dinilai menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
“Perusahaan wajib menyampaikan informasi lowongan melalui dinas. Dengan sistem digital yang terkoneksi, proses pencocokan tenaga kerja menjadi jauh lebih optimal,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Disnaker Kabupaten Bandung berencana memperluas jangkauan layanan ketenagakerjaan, khususnya melalui pengembangan GBK Bedas Digital.
Saat ini, layanan tersebut baru tersedia di delapan kecamatan. Ke depan, pemerintah daerah menargetkan ekspansi secara bertahap agar dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
“Tenaga kerja dan penyuluh kami di lapangan sudah sangat siap. Kami juga tengah menyusun regulasi baru untuk pengembangan layanan dan tata kelola Job Fair agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya.***







