Bale Bandung

Di Hadapan KDM, KDS Nyatakan Siap Pimpin Sinergi Bandung Raya Atasi Banjir, Sampah dan Tata Ruang

×

Di Hadapan KDM, KDS Nyatakan Siap Pimpin Sinergi Bandung Raya Atasi Banjir, Sampah dan Tata Ruang

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi didamping Bupati Bandung Dadang Supriatna saat sidang paripurna DPRD Kab Bandung Hari Jadi ke-385 Kab Bandung, di Gedung Paripurna DPRD Kab Bandung, Senin (20/4/26).

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah Bandung Raya sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Bandung, khususnya banjir, kemacetan, sampah dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Bandung, Senin 20 April 2026.

Menurut KDS, kompleksitas persoalan di Kabupaten Bandung tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja, mengingat keterkaitan historis dan geografis kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang pernah menjadi kekuatan Kabupaten Bandung di masa lalu, sebelum pemekaran wilayah, perlu kembali dihidupkan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini. Dengan sinergi antardaerah, diharapkan berbagai isu strategis dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, KDS juga memaparkan bahwa pembangunan daerah terus diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung menunjukkan tren positif, dari minus 7,5 persen pada 2021 menjadi 6,38 persen pada 2025, yang ditopang sektor industri, pertanian, pariwisata dan UMKM.

Selain itu, Pemkab Bandung juga memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya melalui program beasiswa BESTI, penguatan tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap program nasional seperti Sekolah Rakyat dan koperasi desa/kelurahan merah putih.

KDS juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Pangalengan dan Pacira. Ia menyebut, kondisi tersebut banyak dialami oleh pensiunan dengan penghasilan terbatas, sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan peran pemerintah provinsi adalah mengorkestrasi pembangunan antardaerah agar berjalan selaras. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan konsep pembangunan berbasis lingkungan, khususnya dalam pengelolaan kawasan Bandung yang dikenal sebagai wilayah peradaban air.

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Ia juga mendorong penguatan sektor pertanian dan penghijauan di wilayah Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong kebijakan penghijauan di kawasan Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, dengan dukungan insentif bagi masyarakat. Selain itu, konsep pemberdayaan petani melalui pengembangan homestay dinilai dapat menjadi peluang ekonomi baru berbasis masyarakat pada sektor pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang di dalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Dengan berbagai tantangan yang ada, sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya secara menyeluruh.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Wakil Ketua PAC Fatayat NU Kecamatan Rancaekek, Ciceu Susilawati, memotivasi kader agar terus bergerak, menjaga semangat berorganisasi, dan mengambil peran nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, kontribusi tidak harus dimulai dari langkah besar, tetapi bisa tumbuh dari gerakan kecil yang dilakukan secara konsisten. Pesan tersebut disampaikan sahabat Ciceu dalam Pengajian Rutin Bulanan PAC […]

Bale Bandung

IBUN, balebandung.com – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, menegaskan pernyataan sikap penolakan terhadap rencana dakwah Ustaz Nana Gerhana masih berlaku. Sikap tersebut sebelumnya diterbitkan menyusul rencana organisasi kepemudaan setempat menghadirkan pendakwah asal Cimaung itu dalam kegiatan tabligh akbar. Bendahara MUI Kecamatan Ibun, Abdul Aziz Assauri, membenarkan keberadaan surat pernyataan sikap tersebut. Ia […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Pawai Ta’aruf memeriahkan peringatan Hari Lahir ke-5 Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung yang dipusatkan di Halaman Masjid Jami’ Ar-Rahmat, Perumahan Griya Rancaindah III Desa Jelegong, Minggu (17/10/2026). Pawai yang diikuti ratusan kader NU, simpatisan dan santri Desa Jelegong ini juga digelar dalam rangka menyambut Hari Santri […]

Bale Bandung

CICALENGKA, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dukungan tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna (KDS) saat menghadiri Open House Sekolah Hasil Revitalisasi dan Penerima PID (Digitalisasi Pembelajaran) serta Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT), dalam rangka publikasi program prioritas tahun 2026 di SMPN 2 Cicalengka, Jumat […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini diarahkan agar pengelolaan dana sosial keagamaan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membuka jalan bagi mustahik untuk mandiri dan pada akhirnya menjadi muzaki. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi rekonsiliasi yang menyatukan kembali Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung. Penyatuan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I Kadin Kabupaten Bandung 2026 di Gedung Moh Toha, Soreang, Kamis (15/10/2026). Bupati yang akrab disapa KDS, mengatakan pertemuan yang mempertemukan dua putra daerah, Boni Anggara dan […]