BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat.
Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026).
Kosasih mengatakan komunitas motor memiliki kekuatan yang besar karena anggotanya tersebar di berbagai daerah dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Potensi tersebut, menurut dia, dapat diarahkan untuk kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.
Sebelumnya, saat menerima pengurus Reborn Indonesia, Kosasih juga menitipkan pesan agar komunitas motor ikut menjaga keamanan dan ketertiban di Jawa Barat.
“Saya menitipkan kepada seluruh komunitas sepeda motor, khususnya Reborn Indonesia, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Jawa Barat. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas, pererat persaudaraan, dan tunjukkan bahwa komunitas motor mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Kosasih.
Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui rangkaian Jambore Royal Enfield yang digelar 11–12 September 2026. Kegiatan tidak hanya berisi touring dan silaturahmi komunitas, tetapi juga dirangkai dengan Deklarasi Bandung Kondusif.
Deklarasi tersebut mengangkat sejumlah komitmen, antara lain menjaga keamanan dan ketertiban umum, menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, menolak berbagai bentuk kriminalitas, serta membangun sinergi dengan pemerintah.
Bagi Kodam III/Siliwangi, keterlibatan komunitas motor dalam menjaga lingkungan sosial merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan dengan masyarakat.
Kosasih sebelumnya juga mendorong Reborn Indonesia agar tidak hanya dikenal sebagai komunitas penghobi sepeda motor. Komunitas tersebut diharapkan dapat menjadi mata dan telinga di lapangan, terutama dalam menyampaikan berbagai persoalan yang ditemukan di tengah masyarakat.
Ketua Reborn Indonesia, Acep, menyambut positif dukungan tersebut. Menurut dia, komunitas motor memiliki ruang yang luas untuk membangun kegiatan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Jambore kali ini sekaligus menjadi ruang mempertemukan komunitas Royal Enfield dari berbagai daerah dengan komunitas otomotif lintas merek. Ribuan peserta mengikuti rangkaian perjalanan yang melintasi sejumlah wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung, Sumedang dan Subang.
Selain memperkuat persaudaraan antarkomunitas, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi daerah yang dilalui peserta. Pergerakan para bikers berpotensi menghidupkan aktivitas UMKM, kuliner, perhotelan hingga sektor pariwisata.
Kehadiran Pangdam dalam kegiatan tersebut memperkuat pesan bahwa komunitas motor memiliki ruang untuk mengambil peran lebih besar di luar aktivitas otomotif.
Dari hobi berkendara, komunitas motor didorong menjadi bagian dari kekuatan sosial yang ikut menjaga keamanan, keselamatan dan kebersamaan di Jawa Barat.***







