Bale Bandung

KDS: Senyum dan Empati Tenaga Kesehatan Jadi Bagian dari Kesembuhan Pasien

×

KDS: Senyum dan Empati Tenaga Kesehatan Jadi Bagian dari Kesembuhan Pasien

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna membuka Webinar Peningkatan Kapasitas/Akademi SDM Kesehatan Seri 1 Tahun 2026 melalui Zoom Meeting dari Kantor Bupati Bandung, Senin (31/8/26).

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab disapa KDS mendorong seluruh sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kabupaten Bandung tidak hanya meningkatkan kompetensi medis, tetapi juga memperkuat kemampuan komunikasi, empati, sikap, dan etika dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut KDS, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan. Sikap humanis dalam menghadapi pasien juga menjadi bagian penting yang dapat memengaruhi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan KDS saat membuka Webinar Peningkatan Kapasitas/Akademi SDM Kesehatan Seri 1 Tahun 2026 melalui Zoom Meeting dari Kantor Bupati Bandung, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.000 partisipan yang berasal dari kalangan SDM kesehatan Kabupaten Bandung.

KDS mengatakan tema kegiatan yang menekankan pembangunan komunikasi dan empati sangat relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan saat ini. Pasalnya, masyarakat yang datang ke fasilitas kesehatan sering kali berada dalam kondisi cemas, takut maupun tertekan.

“Peningkatan SDM kesehatan merupakan hal yang sangat penting karena kualitas pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh kualitas orang-orang yang memberikan pelayanan,” ujar KDS.

Ia menilai sikap ramah dan empati dari tenaga kesehatan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun keyakinan pasien terhadap pelayanan yang diterimanya.

“Kalau kita ibaratkan, ketika kita sedang sakit masuk ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan, kemudian melihat perawatnya sudah tersenyum, itu minimal 80 persen sudah memberikan keyakinan bahwa semuanya akan terwujud,” kata KDS.

Karena itu, ia meminta tenaga kesehatan Kabupaten Bandung tidak hanya fokus pada aspek kompetensi, tetapi juga memperhatikan kondisi emosional ketika berhadapan dengan pasien.

KDS juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dan integritas, termasuk ketika tenaga kesehatan beraktivitas di ruang digital. Menurutnya, perkembangan media sosial membuat setiap ucapan dan tindakan seseorang dapat dengan cepat diketahui dan dinilai publik.

“Di era media sosial, setiap ucapan dan tindakan dapat dengan cepat diketahui dan dinilai publik. Saya mengingatkan seluruh SDM kesehatan untuk senantiasa menjaga profesionalisme, etika dan integritas, baik saat memberikan pelayanan maupun dalam beraktivitas di ruang digital,” tegasnya.

KDS menyinggung sejumlah kejadian yang menurutnya menjadi pembelajaran bahwa persoalan komunikasi yang tidak bijak dapat berkembang menjadi perhatian publik melalui media sosial.

Karena itu, ia meminta seluruh tenaga kesehatan mampu mengendalikan emosi dan memahami posisinya sebagai pelayan masyarakat.

“Saya paham bahwa setiap manusia mempunyai emosi. Tapi kita ingat bahwa kita itu pelayan. Yang paling penting adalah isi hati kita untuk memberikan kepuasan batin kepada masyarakat, sehingga kita bisa melakukan pelayanan secara ikhlas,” ujarnya.

KDS juga menekankan nilai-nilai ASN BerAKHLAK, terutama berorientasi pelayanan, akuntabel, harmonis, dan adaptif, tidak boleh berhenti sebagai slogan. Nilai tersebut harus tercermin dalam perilaku sehari-hari dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan setiap pelayanan yang kita berikan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Menurut KDS, Pemkab Bandung akan terus mendorong penguatan kapasitas SDM kesehatan agar memiliki kompetensi yang kuat, karakter yang baik serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Ia berharap penguatan kapasitas tersebut menghasilkan SDM kesehatan yang humanis, profesional dan berintegritas.

KDS juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukan hanya banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman dan materi yang disampaikan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelayanan. Pada akhirnya ukuran keberhasilan kita bukan hanya seberapa banyak program yang dilaksanakan, tetapi seberapa besar masyarakat merasakan manfaat dan kualitas pelayanan yang kita berikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, KDS juga mengapresiasi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini telah memberikan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Bandung, termasuk dalam berbagai situasi sulit yang dihadapi pemerintah daerah.

Ia berharap pengabdian para tenaga kesehatan menjadi amal ibadah sekaligus terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

KDS kemudian secara resmi membuka Akademi SDM Kesehatan Seri 1 Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah pengetahuan, memperkuat karakter dan pada akhirnya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Bandung.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – BAZNAS Kabupaten Bandung menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat. Kolaborasi ini diarahkan agar pengelolaan dana sosial keagamaan tidak hanya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga membuka jalan bagi mustahik untuk mandiri dan pada akhirnya menjadi muzaki. Kerja sama tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi rekonsiliasi yang menyatukan kembali Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung. Penyatuan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) I Kadin Kabupaten Bandung 2026 di Gedung Moh Toha, Soreang, Kamis (15/10/2026). Bupati yang akrab disapa KDS, mengatakan pertemuan yang mempertemukan dua putra daerah, Boni Anggara dan […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com — Pengelolaan zakat dituntut tidak sekadar menghimpun dan menyalurkan dana, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Semangat tersebut menjadi bagian dari keikutsertaan jajaran pimpinan BAZNAS Kabupaten Bandung dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS RI 2026 di Jakarta, 13–16 Oktober 2026. Hadir dalam agenda nasional tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung Dr. […]

Bale Bandung

CIWIDEY, balebandung.com – Warga Desa Lebakmuncang, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung mengaku senang gembiri serta menggelar syukuran dengan berdo’a dan makan bersama di pinggir sebuah perkebunan teh dan pinus. Jalan perbatasan yang menghubungkan Kecamatan Ciwidey dan Kecamatan Gununghalu Kabupaten Bandung Barat (KBB) saat ini kondisinya sudah mulus. Bupati Bandung Dadang Supriatna yang mengusulkan pembangunan jalan perbatasan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com — Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Bandung ditargetkan dihadiri hingga 20 ribu peserta. Kegiatan yang dipusatkan di Lapang Upakarti, Soreang, pada Kamis, 22 Oktober 2026, itu akan dirangkaikan dengan pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten Bandung. Ketua Panitia Peringatan HSN 2026, KH Aang Syamsul Ulum, mengatakan daftar kehadiran sementara […]

Bale Bandung

ARJASARI, balebandung.com –Kepedulian TNI terhadap kesulitan rakyat kembali diwujudkan. Danpussenif Letjen TNI H. Iwan Setiawan, S.E., M.M. melaksanakan peresmian Jembatan Gantung Perintis Garuda Citiis Desa Baros disertai pembagian sembako kepada masyarakat setempat. Peresmian jembatan yang menghubungkan Desa Baros dengan Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung tersebut berlangsung pada Rabu (14/10/2026) dan dihadiri Camat Arjasari, Kepala […]