Bale Bandung

Mental Masyarakat Kunci Pemberantasan Miras

×

Mental Masyarakat Kunci Pemberantasan Miras

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip saat pemusnahan barang bukti berupa tuak, miras oplosan di Jalan Al Fathu Soreang, Kamis (12/4/18). by Denni Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Kejadian Luar Biasa (KLB) atau darurat minuman keras (miras) situasional, yang ditetapkan akibat berjatuhannya korban miras oplosan di Cicalengka, ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Polres Bandung dan TNI dengan memusnahkan miras dalam kemasan botol dan jerigen.

“Untuk mengatasi darurat miras, tidak cukup hanya dengan penyitaan dan seremonial pemusnahan. Mental dan spiritual masyarakat harus diperbaiki. Tindakan represif seperti penyitaan dan pemusnahan tetap harus dilakukan, tapi selama mentalnya tidak diperbaiki, kejadian seperti ini akan berulang kembali,” ucap Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, S.H, S.Ip, M.Ip usai kegiatan pemusnahan barang bukti berupa tuak, miras oplosan hasil operasi bersama Polres Bandung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung di Jalan Al Fathu Soreang, Kamis (12/4/18).

Setelah kejadian di Cicalengka, terang Bupati, malam tadi ditemukan lagi peredaran miras di Ciwidey. Ini artinya supplier miras tetap berjalan dan tidak mengindahkan lagi aturan yang ada.

“Perda Miras selalu ditegakkan oleh jajaran Satpol PP, hanya saja pelanggarannya banyak. Perda itu kan untuk tindak pidana ringan (Tipiring). Untuk menindak pembeli atau konsumennya, saya ingin ini dijadikan undang-undang, untuk menghukum seberat-beratnya para supplier,” tandas Dadang Naser.

Dia mengatakan status KLB situasional ditetapkan sampai para pasien korban miras oplosan sembuh, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan. Pelatihan ini sebagai hukuman bagi mereka dalam bentuk pembinaan.

“Status KLB berlangsung sampai mereka sembuh. Setelah itu akan dilanjutkan pelatihan untuk membina mental mereka agar tidak mengulang kembali perilaku buruknya. Kalau perlu dipesantrenkan di base camp TNI biar mental, spiritual sekaligus fisiknya digembleng,” tegas Dadang.

Perilaku mengkonsumsi miras disinyalir disebabkan faktor ekonomi ditambah salah dalam pergaulan. Untuk itu Kang DN mengatakan mereka yang mentalnya sudah diperbaiki, akan mendapatkan pelatihan ketenagakerjaan, agar mandiri dan produktif.

“Saat saya tanya salah satu pasien kenapa suka mabuk, alasannya karena nganggur. Bodoh itu, siapa yang mau mempekerjakan pemabuk? Dalam kondisi nganggur harusnya datang ke masjid, kalau rajin membersihkan masjid pasti ‘aya nu muruhan’, setidaknya akan mendapat pahala. Untuk itu kita perbaiki dulu mentalnya, baru kita pikirkan pemberian pelatihan kerja bagi mereka,” tutup Kang DN.

Dandim 0609 Letkol Arh. A Andre Wira Kurniawan, S.Ap, M.Si yang turut menghadiri acara pemusnahan miras tersebut menambahkan, jajarannya bekerjasama dengan Polres Bandung dan Satpol PP telah mencegah beredarnya miras di Ciwidey.

“Tadi malam ada yang akan dikirim lagi dengan menggunakan mobil box ke daerah Ciwidey. Tapi berkat kerjasama kita dengan Polri dan Satpol PP ini bisa dicegah. Pos-pos tempat penjualan di Ciwidey juga sudah kita sweeping dan sudah kita dapatkan hasilnya,” kata Dandim.

Andre menegaskan pihaknya akan menindak tegas segala bentuk peredaran miras di Kabupaten Bandung. “Kami beserta seluruh jajaran akan bertindak tegas, kita hantam semua, siapapun itu kita proses. Kita sedang mendalami apabila memang terbukti ada oknum di belakang ini, kita akan selesaikan sesuai dengan proses hukum. Kita harus kerjasama, baik pemerintah, TNI/Polri, masyarakat, sama-sama kita hadapi, jangan sampai ada lagi korban-korban miras berikutnya,” seru Andre.

Sementara itu Kepala Satpol PP Kabupaten Bandung, Usman Sayogi, membeberkan data hasil penyitaan miras, sebagai barang bukti yang dimusnahkan tersebut.

“Sebelum kejadian Cicalengka kami telah menyita minol dari berbagai jenis dan merk sebanyak 4.239 botol, tuak sebanyak 483 jerigen atau kurang lebih 15 ribu liter, 7.000 botol refill yang siap diisi ulang. Tadi malam didapatkan lagi di daerah Ciwidey jenisnya sama dengan minuman yang menelan korban di Cicalengka. Dini hari tadi didapatkan juga tuak yang akan di-supply ke wilayah timur,” beber Usman. []

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]