Bale Bandung

Pengelolaan Keuangan Desa, ‘DPMD Membina, Inspektorat Mengawasi’

×

Pengelolaan Keuangan Desa, ‘DPMD Membina, Inspektorat Mengawasi’

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab Bandung H Tata Irawan tengah memberikan pandangan dalam acara Tepas bersama Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum bertajuk "Pilkades dan Fenomena Gerbang Desa" di Gedung Pakuan, Kamis (28/2/19). by DPMD Kab Bandung
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kab Bandung H Tata Irawan tengah memberikan pandangan dalam acara Tepas bersama Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum bertajuk “Pilkades dan Fenomena Gerbang Desa” di Gedung Pakuan, Kamis (28/2/19). by DPMD Kab Bandung

SOREANG, Balebandung.com – Dana Desa (DD) dari pemerintah pusat, Alokasi Dana Perimbangan Desa (ADPD) dari pemerintah daerah, maupun Bantuan Gubernur (Bangub), diperuntukkan bagi desa-desa di Indonesia agar dapat memaksimalkan potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

Diberlakukannya Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, merupakan kesempatan yang sangat baik bagi pemerintah desa untuk bisa mensejahterakan masyarakatnya dari berbagai bidang, sesuai dengan kewenangannya.

Guna mendukung terwujudnya kesuksesan pembangunan di desa, dan membentuk pemerintahan desa yang profesional sesuai dengan UU tersebut, ada beberapa pihak yang terkait salah satunya yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Kepala DPMD Kabupaten Bandung Drs. H. Tata Irawan Subandi mengungkapkan, pihaknya memiliki fungsi pembinaan dan fasilitasi terkait seluruh hal tentang pemerintahan desa, salah satunya terkait pengelolaan keuangan di desa.

“DPMD berfungsi membina dan memfasilitasi dari berbagai hal. Mulai dari kebijakan, fasilitasi, juga klarifikasi pengecekan persyaratan-persyaratan teknis terkait pencairan pengelolaan keuangan desa, baik DD, ADPD maupun Bangub, termasuk untuk proses monitoring dan evaluasi,” ungkap Kepala DPMD di ruang kerjanya di Soreang, Kamis (13/6/19).

Sedangkan untuk fungsi pengawasan, terang Tata, ranahnya ada di Inspektorat selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Namun demikian fungsi pengawasan juga ada di pemerintah kecamatan.

“Dalam beberapa regulasi, camat juga memiliki fungsi pengawasan yaitu pengawasan melekat (waskat). Termasuk dalam fungsi pembinaan, DPMD juga sangat mengandalkan camat selaku kepala koordinator pemerintah di wilayah,” jelas Tata.

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) juga mempunyai fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan penggunaan keuangan desa tersebut. Selain itu masyarakat desa pun dapat melakukan pengawasan dan pemantauan, serta melaporkan hasilnya kepada BPD atau camat.

Fungsi pembinaan kepada pemerintahan desa di tingkat kabupaten terangnya, diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup). Regulasi sebagai pedoman persyaratan pengelolaan keuangan desa, termasuk untuk perencanaan dan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“List persyaratan DD dan ADPD, pertanggungjawaban APBDes, termasuk Rencana Anggaran Biaya (RAB) nya harus seperti apa, itu ada di Perbup nomor 93 dan 94,” terang Tata didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Rahmat Hidayat.

Dikarenakan wilayah Kabupaten Bandung yang cukup luas, kewenangan untuk pembinaan dibentuk juga di tingkat kecamatan terutama untuk verifikasi dan fasilitasi.

“Karena kegiatan yang mengiringi DD, ADPD, Bangub ataupun segala hal terkait pemerintahan desa ini sangat kompleks, pihak kecamatan lah yang lebih dekat. Oleh karenanya, pemerintah kecamatan diharapkan bisa membina, memfasilitasi dan mempermudah prosesnya. Mulai dari perencanaan sampai kepada penganggarannya, desa butuh pendampingan,” urainya.

Selain pendampingan dan pembinaan dari pemerintah daerah, juga ada perpanjangan tangan dari pemerintah pusat (kementerian desa) yang dalam hal ini diwakili oleh para pendamping profesional.

“Tenaga ahli di tingkat kabupaten, pendamping desa di tingkat kecamatan dan pendamping lokal desa di tingkat desa, diangkat oleh Kementerian Desa untuk mendampingi seluruh hal yang berkaitan dengan pemerintahan di desa. Itu semua diarahkan untuk mensukseskan pembangunan di desa sesuai dengan UU desa,” tambahnya.

Bila ada permasalahan kompleks yang muncul di lapangan tambahnya, pihaknya akan turun langsung. Sejauh ini pihak kecamatan dan DPMD selalu melakukan koordinasi segala hal terkait pemerintahan desa. Lebih lanjut Tata mengungkapkan apresiasi terhadap media, sebagai fungsi kontrol sosial dalam kesuksesan pembangunan di desa.

“Namun tentunya harus proporsional, jangan sampai ada hal-hal yang akhirnya menjadi polemik dan ada pihak yang dirugikan. Kita berikan kesempatan yang luas kepada desa agar bisa mengoptimalkan potensi wilayahnya, dan berkontribusi terhadap kemajuan di Kabupaten Bandung,” pungkas Tata.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

Tomé Pires mencatat istana raja Sunda bertiang 330. Prasasti Batutulis menyebut parit, balai, samida, dan talaga. Jika istana Pakuan lenyap, bukan berarti Pajajaran tidak ada. Bisa jadi karena istananya memang dibangun dari kayu, bambu, ijuk, dan umpak batu—arsitektur tropis Sunda yang menyatu dengan alam. Ada pertanyaan yang selalu muncul setiap kali orang membicarakan Kerajaan Pajajaran: […]

Bale Bandung

Perjanjian Sunda–Portugis 1522 bukan sekadar urusan dagang lada. Ia adalah manuver internasional Pajajaran untuk mempertahankan pintu lautnya dari tekanan Demak-Cirebon. Dari Pakuan ke Malaka, kerajaan Prabu Siliwangi pernah bermain dalam geopolitik global abad ke-16. Pada 21 Agustus 1522, di pesisir Sunda Kalapa, sebuah perjanjian penting dibuat antara Kerajaan Sunda/Pajajaran dan Portugis. Di atas kertas, perjanjian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – UNICEF (United Nations Children’s Fund) mengapresiasi kinerja Perumda Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat. Perusahaan daerah tersebut dinilai menjadi salah satu contoh praktik baik dalam mendukung pemenuhan hak anak, terutama hak atas akses air bersih dan lingkungan yang sehat. Apresiasi itu disampaikan Kepala Perwakilan UNICEF […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi membuka Kick Off Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang TK, SD dan SMP Tahun 2026 di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Selasa (19/5/2026). Bupati yang akrab disapa Kang Dadang Supriatna (KDS) itu mengatakan, kegiatan kick off ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dari […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap mendukung pelaksanaan kerja sama Country Programme Action Plan atau CPAP 2026–2030 antara UNICEF dan Pemerintah Pusat. Program tersebut dinilai sejalan dengan prioritas pembangunan daerah, terutama dalam pemenuhan hak anak dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb saat menerima sosialisasi pelaksanaan kegiatan […]

Bale Bandung

balebandung.com – Dari Pakuan, Sunda Kalapa, maung, hingga nama Kodam Silliwangi dan Universitas Padjadjaran, Siliwangi bukan sekadar raja masa lalu. Ia menjadi cara orang Sunda mengingat kejayaan yang hilang. Dari sekian banyak raja Sunda, nama Prabu Siliwangi paling keras menggema di telinga rakyat Jawa Barat. Ia hadir dalam cerita rakyat, nama jalan, kesatuan militer, simbol […]