Bale Kota BandungPeristiwa

Acungkan Jari Tengah Buat Pembuang Sampah Sembarangan

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai memimpin gelar pasukan Satpol PP di Plaza Bale Kota Bandung, Selasa (14/2). by Humas Pemkot Bandung
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai memimpin gelar pasukan Satpol PP di Plaza Bale Kota Bandung, Selasa (14/2). by Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Ada salam jari tengah dari Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bagi pembuang sampah sembarangan di kotanya. Ridwan mengaku paling tidak suka ke oknum-oknum yang membuang sampah sembarangan dan merusak sarana publik.

Jari tengah sendiri ialah sebuah simbol kemarahan dalam diam atau sebuah reaksi kemarahan, namun sudah bosan untuk meluapkannya, bukan sebuah ujaran kebencian yang sering disalahkan kebanyakan orang.

“Saya sangat tidak suka dengan orang-orang yang hobinya merusak sarana publik dan membuang sampah sembarangan. Perumpamaan jari tengah itu ialah simbol kemarahan dalam diam yang saya tunjukan kepada oknum-oknum yang merusak keindahan Kota Bandung. Kota ini sudah dibangun susah-susah untuk masyarakat, mari kita jaga bersama-sama supaya kota ini akan terus terasa nyaman,” kata Ridwan usai memimpin gelar pasukan Satpol PP di Plaza Bale Kota Bandung, Selasa (14/2/17).

Senin (13/3) lalu Emil mengunggah foto terbaru dari trotoar Dago ke Instagramnya. Foto yang memperlihatkan suasana nyaman trotoar Dago lengkap dengan bangku-bangku yang tertata rapih itu pun mendapatkan 171.429 like dan dikomentari oleh ribuan netizen.

Kebersihan dan kenyamanan yang terlihat tersebut merupakan hasil dari revitalisasi trotoar, mulai dari Simpang Dago hingga Jalan Merdeka. Trotoar dibuat untuk lebih nyaman bagi pejalan kaki dan mereka yang mau menikmati jalanan Dago atau sekadar untuk parkir sepeda.

Namun apa yang terjadi ketika trotoar yang baru dipoles tersebut ujug-ujug berserakan sampah? Ridwan Kamil pun langsung murka. dan mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan sampah tengah berserakan di trotoar Dago.

Emil yang murka pun memberikan pesan kepada mereka-mereka, orang-orang yang tidak bisa menjaga keindahan Kota Bandung. “Buat Anda-anda #KelasMenengahNgehe yang menikmati trotoar Dago yang baru tapi nyampah seperti ini. Ini pesan dari kami: Salam jari tengah,” tulis Emil.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close