Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /home/baleband/public_html/index.php:1) in /home/baleband/public_html/wp-content/plugins/post-views-counter/includes/class-counter.php on line 1053
Ajaran Siliwangi, Silih Asah Asih Asuh sebagai Dasar Mencapai Tujuan Kemerdekaan Bangsa | Bale Bandung
Bale Jabar

Ajaran Siliwangi, Silih Asah Asih Asuh sebagai Dasar Mencapai Tujuan Kemerdekaan Bangsa

×

Ajaran Siliwangi, Silih Asah Asih Asuh sebagai Dasar Mencapai Tujuan Kemerdekaan Bangsa

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono jadi inspektur upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, di halamam Sekretariat DPD PDIP Jabar, Jl Pelajar Pejuang Bandung, Sabtu (17/8/19). by pdip jabar
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono jadi inspektur upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, di halamam Sekretariat DPD PDIP Jabar, Jl Pelajar Pejuang Bandung, Sabtu (17/8/19). by pdip jabar

BANDUNG, Balebandung.com – 17 Agustus 1945 jatuh pada hari Jumat, hari khusus umat Islam. Bung Karno sebagai manusia unggul yang dilahirkan di republik ini dengan keyakinan keagamaannya sebagai seorang muslim yang taat, memilih memerdekakan Republik Indonesia di hari Jumat.

Karena menurut keyakinan islam, hari Jumat adalah hari yang suci, dan hari yang baik. Inilah yang membuat Sukarno sebagai muslim yang taat dan seorang nasionalis sejati yang cinta budaya bangsanya melebihi apapun, sehingga memilih memproklamirkan Republik Indonesia di hari Jumat tanggal 17.

Bung Karno sebagai manusia unggul yang dilahirkan di republik ini dengan keyakinan keagamaannya sebagai seorang muslim yang taat, memilih memerdekakan Republik Indonesia di Hari Jumat karena menurut keyakinan islam, hari Jumat adalah hari yang suci, hari yang baik.

Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 merupakan hasil dari perjuangan bersama seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat Jawa Barat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari bangsa Indonesia.

Perjuangan bersama tersebut merupakan bukti bahwa gotong royong merupakan budaya yang sudah menyatu dengan jiwa, pikiran, ucapan, dan tindakan dari bangsa Indonesia.

Bagi Jawa Barat, apa yang disebut sebagai gotong royong merupakan pelaksanaan dari pandangan hidup yang sejak masa pra Hindu telah hidup subur di Jawa Barat, yaitu Silih Wawangi atau Siliwangi.

PDI Perjuangan sebagai partai pelopor yang identik dengan semangat gotong royong sangat sejalan dengan pandangan hidup masyarakat Sunda yang memiliki nilai silih asah – silih asih – silih asuh.

Pancasila yang Bung Karno rumuskan tidak lepas dari proses interaksinya yang cukup lama semenjak kuliah di Bandung dan banyak berinteraksi dengan tokoh-tokoh pergerakan di Tanah Pasundan, kemudian diambilnya saripati luhur ajaran-ajaran dari para tokoh-tokoh di Tanah Pasundan khususnya.

Silih asah – silih asih – silih asuh sebagai konsep dan nilai kesundaan, Bung Karno praksiskan dengan kalimat gotong royong, karena gotong royong sejatinya adalah saling asah – asih – asuh.

Dewan Pimpinan Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat memandang bahwa butir ajaran Silihwangi berupa Silih asah – asih – asuh merupakan nilai yang dapat menjadi dasar bagi upaya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagai tujuan dari kemerdekaan bangsa Indonesia.

Dengan ketiga butir tersebut, upaya dan proses mencerdaskan kehidupan bangsa akan menjadi sebuah proses yang terdiri dari banyak dimensi. Kecerdasan bangsa yang dicita-citakan oleh para pendiri bangsa Indonesia adalah kecerdasan yang menumbuhkan kesadaran dalam dimensi nasional, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan bahkan kemanusiaan.

Peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-74 ini mempunyai slogan SDM Unggul Indonesia Maju, yang mempunyai makna visi pemerintah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia Indonesia dan merupakan strategi pembangunan bangsa Indonesia ke depan.

Hal ini tidak terlepas dari, kecerdasan dan kesadaran nasional, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan ini akan dapat menjawab berbagai tantangan bangsa ke depan seperti isu lingkungan hidup, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan, sistem ketatanegaraan dan politik yang mapan, dan lain sebagainya. Kecerdasan dan kesadaran multi dimensi ini pun akan dapat menangkal munculnya isu dan gerakan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

Dengan menyadari arti penting ajaran Siliwangi sebagai dasar sekaligus capaian dari proses mencapai tujuan kemerdekaan bangsa, serta slogan SDM UNGGUL INDONESIA MAJU sebagai visi maupun strategi pembangunan bangsa Indonesia, maka DPD PDI Perjuangan Jawa Barat akan berusaha agar proses perumusan dan pelaksanaan kebijakan di Jawa Barat dapat sesuai dengan ajaran tersebut.

Tentu saja, PDI Perjuangan di Jawa Barat tidak akan dapat berjalan sendiri. Gotong royong antara PDI Perjuangan dengan seluruh masyarakat Jawa Barat dalam melaksanakan ajaran Siliwangi sebagai dasar dan capaian proses mencerdaskan dan menumbuhkan kesadaran bangsa, merupakan syarat utama bagai tercapainya hal tersebut. *** by Ono Surono, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat.

Disarikan dari pidato Ono Surono, saat jadi inspektur upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, di halamam Sekretariat DPD PDIP Jabar, Jl Pelajar Pejuang Bandung, Sabtu (17/8/19).

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengingatkan independensi pers semakin diuji di tengah derasnya arus informasi digital dan tekanan ekonomi yang dihadapi media. Hal itu disampaikan Dedi saat menghadiri pelantikan Pengurus PWI Jawa Barat periode 2026–2031 di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026). Menurut Dedi, media kini tidak hanya bersaing dengan sesama media, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memasuki babak baru. Di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10/2026), Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir melantik Tantan Sulthon B, S.Sos., M.Sos. sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031. Pelantikan tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru PWI Jabar dengan struktur yang tidak hanya menggarap urusan organisasi, tetapi […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]