Bale Bandung

Angka Pernikahan Dini di Jabar Masih Tinggi

×

Angka Pernikahan Dini di Jabar Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK/Dekranasda Jabar Netty Prasetiyani Heryawan menerima cinderamata usai melantik Ketua TP PKK/Dekranasda Kab Bandung Kurnia Agustina Naser di Gd Moch Toha, Soreang, Jumat (1/4). by Humas Pemprov Jabar
Ketua TP PKK/Dekranasda Jabar Netty Prasetiyani Heryawan menerima cinderamata usai melantik Ketua TP PKK/Dekranasda Kab Bandung Kurnia Agustina Naser di Gd Moch Toha, Soreang, Jumat (1/4). by Humas Pemprov Jabar
Ketua TP PKK/Dekranasda Jabar Netty Prasetiyani Heryawan menerima cinderamata usai melantik Ketua TP PKK/Dekranasda Kab Bandung Kurnia Agustina Naser di Gd Moch Toha, Soreang, Jumat (1/4). by Humas Pemprov Jabar

SOREANG – Angka pernikahan dini di Jawa Barat hingga kini masih tinggi. Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jabar Netty Prasetyani mengatakan untuk angka pastinya itu ada di pihak BKKBN, namun yang pasti jumlahnya terbilang tinggi. Tidak sedikit anak perempuan berusia belia di Jabar yang sudah memiliki anak. Bahkan, banyak juga perempuan berusia 14 sampai 16 tahun yang statusnya sudah menikah.

“Kasus pernikahan dini di Jabar memang masih tinggi, itu bisa dilihat dari adanya anak-anak belia yang masih usia sekolah namun sudah menikah bahkan sudah punya anak,” kata Netty usai melantik Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung, Soreang, Jumat (1/4/16).

Dia menilai pernikahan dini ini dilakukan tanpa visi sehingga sedapat mungkin harus bisa dihindari. Sebaliknya pernikahan dini adalah awal dari situasi kerentanan dalam kehidupan seseorang. Seperti menimbulkan ketidakharmonisan, dan pada akhirnya bisa berujung perceraian.

Jika itu terjadi, yang muncul berikutnya adalah orang tua tunggal akibatnya anak menjadi terlantar atau tidak terawasi dengan baik tumbuh kembangnya. Bahkan yang lebih mengkhawatirkan anak itu diasuh dengan sendirinya oleh pergaulan bebas, narkoba, human trafficking dan lainnya.

“Itulah mengapa pernikahan dini ini menjadi persoalan dari berbagai persoalan lainnya sebab bisa menjadi pencetus munculnya keluarga-keluarga yang broken home atau anak-anak yang dibesarkan dari orang tua tunggal,” tuturnya.

Netty mengimbau agar masyarakat bisa mengidenfitikasi segala kekerasan yang terjadi pada anak, baik itu secara fisik ataupun seksual. Tentunya, kekerasan terhadap anak ini juga harus dihindari oleh para orang tua. Solusi jangka panjangnya, dengan meningkatkan kualitas pendidikan pada masyarakat dan menanamkan nilai-nilai agama, sehingga anak memiliki ketahanan mental.

“Peran kader PKK di sini pun sangat diperlukan untuk memberikan wawasan dan pendampingan kepada masyarakat akan kehidupan yang baik dan benar,” pungkasnya. (fik)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]