Kamis, September 29, 2022
BerandaBale BandungBacok Teman hingga Tewas, Polresta Bandung Ringkus Tersangka A

Bacok Teman hingga Tewas, Polresta Bandung Ringkus Tersangka A

SOREANG, balebandung.com -Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung berhasil mengungkap kasus pembacokan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan kejadian tersebut di Kampung Balekambang, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya pada 10 Agustus 2022 sekira pukul 22.00 WIB.

“Awalnya ada penemuan mayat di salah satu rumah di Kecamatan Majalaya dengan luka bacok di kepala dan juga di kaki kiri yang sudah hampir putus,” kata Kusworo kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di Mapolresta Bandung, Kamis (18/8/2022).

Kusworo mengatakan pada saat itu, warga sekitar mengetahui kejadian dan berusaha membawa korban ke rumah sakit.

“Pada saat setibanya dirumah sakit, korban sudah dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Mendapatkan informasi itu, jajaran kepolisian langsung melaksanakan olah TKP dan mencari saksi-saksi di lokasi sekitar.

Setelah mendapatkan bukti-bukti dan keterangan para saksi, katanya, ternyata, korban ini meninggal akibat bacokan yang dilakukan rekannya sendiri.

“Ternyata korban ini adalah korban pembacokan yang dilakukan oleh A (27),” jelas Kusworo.

Kusworo menjelaskan kronologis dan motif tersangka A nekat menghabisi nyawa Y berawal adanya ejekan yang dilakukan oleh korban.

“Jadi, berawal dari korban ini sering mengajak berkelahi kepada tersangka,” ucapnya.

Karena tidak suka dengan tingkah laku dari korban yang sering mengajak berkelahi, kata Kusworo, tersangka A mulai naik pitam dan mendatangi rumah korban.

“Malam itu, tersangka dalam kondisi mabuk dan mendatangi rumah korban,” tuturnya.

“Korban saat itu sedang tertidur, dan saat korban terbangun, tersangka langsung membacok korban hingga meninggal dunia,” tambahnya.

Tak sampai disitu, melihat korban bersimbah darah dengan luka bacokan, tersangka langsung melarikan diri.

“Tersangka ini sempat kabur, namun dua hari setelah kejadian kami bisa menangkap,” ujar Kusworo.

“Motifnya adalah sakit hati, karena korban selalu saja mengejek dan mengajak berkelahi,” tambah Kusworo.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka A dijerat pasal 340 tentang pembunuhan berencana dan subsider pasal 338 yaitu pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.***

BERITA TERKAIT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERKINI