Bale Jabar

Bikin Tol Banjir? Enak di Elu Nggak Enak di Gue dong!

×

Bikin Tol Banjir? Enak di Elu Nggak Enak di Gue dong!

Sebarkan artikel ini

rainwater-harvestingHUJAN masih melanda kawasan Bandung Selatan. Ancaman banjir masih menghantui saat ini karena efek La Nina mengakibatkan terjadinya kemarau basah. Seperti diketahui bersama di daerah hulu Citarum, di saat musim penghujan air menggelontor bebas merdeka ke sungai beserta lumpur yang tererosi. Lantas di saat musim kemarau beberapa daerah dilanda kekeringan. Ini akibat rendahnya air yang meresap ke dalam tanah, karena alih fungsi lahan.

Selain proyek gede-gedean seperti membuat danau retensi di daerah genangan banjir, maka solusi yang murah bisa diterapkan di daerah hulu. Di area perkebunan dan pertanian, tentu bisa dibuat embung-embung desa sebagai kolam penampungan air, menjadi tabungan untuk musim kemarau, terutama di daerah yang bertani secara tadah hujan.

Untuk di area pemukiman di desa-desa yang kian padat, di mana saat musim kemarau terjadi krisis air sehingga air harus dibeli dan didatangkan menggunakan mobil tanki, maka solusinya adalah dengan membuat sarana RWH (Rain Water Harvesting), yaitu membuat sarana penampungan “pemanenan” air hujan di setiap rumah. Air dari talang-talang rumah disalurkan melalui pipa dan disimpan dalam bak atau ground tank. Selanjutnya air bisa dimanfaatkan disaat musim kemaru melanda. Tentu secara sanitasi bisa dilakukan filtering agar air layak pakai.

Tentu untuk hunian pemukiman yang kian padat di desa-desa, akan sulit kalau setiap rumah membuat sarana RWH, maka solusinya adalah membuat sarana RWH Komunal, sehingga seperti juga untuk mengatasi masalah sanitasi di lahan padat diterapkan solusi septik tank komunal….manifestasi gotong royong.

Bagaimana untuk mengatasi banjir cileuncang di perkotaan ? Selain dengan sumur resapan dan biopori, maka RWH bisa dibuat di taman-taman. Air yang mengalir dari saluran drainase kota bisa langsung “ditabung” dalam groundtank di bawah taman, bukan dengan membuat kolam retensi yang perlu membebaskan lahan dan biaya mahal. Di saat kemarau melanda, tabungan air bisa untuk menyiram tanaman di taman-taman itu, bukan dengan menggunakan air dari mobil tanki yang tentu mahal biayanya.

Jadi kalau ada wacana membuat tol air untuk mengatasi banjir, itu hanya memindahkan “penyakit” dari satu daerah ke daerah lain….enak di elu ngak enak di owe ! by Denni Hamdani, pemerhati lingkungan.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com — Interkulturalitas dalam teater tak lagi cukup dilihat sebagai pertemuan berbagai budaya untuk melahirkan karya artistik. Di balik pertukaran itu terdapat persoalan etika, identitas, hingga relasi kuasa yang membuat gagasan interkulturalitas terus diperdebatkan. Persoalan tersebut mengemuka dalam Seminar Nasional bertajuk “Interkulturalitas: Masih Mempesona atau Sudah Ditinggalkan?” yang digelar Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Komunitas motor tidak hanya dituntut tertib di jalan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan membangun kepedulian sosial di Jawa Barat. Pesan itu disampaikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih saat menghadiri rangkaian The 2nd Indonesian Royal Enfield Jamboree 2026–Wingday dan Deklarasi Bandung Kondusif di Laswi Heritage, Kota Bandung, Sabtu (12/9/2026). […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sinergi TNI, Polri dan pemerintah daerah menjadi salah satu kekuatan penting dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pembangunan Jawa Barat. Pesan itu mengemuka dalam Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Provinsi Jawa Barat di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin (17/8/2026). Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih hadir bersama jajaran Forkopimda Jawa Barat dalam upacara […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Pengusaha Pontjo Sutowo mengajak anak-anak yatim mendoakan Presiden Prabowo Subianto agar diberi kesehatan, kelancaran dan kekuatan dalam memimpin Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada 2029. Ajakan tersebut disampaikan Pontjo saat menghadiri acara “Doa Bersama Anak-anak Yatim untuk Keselamatan Bangsa” yang digelar Aliansi Kebangsaan di Aula Gedung RRI Jakarta, Sabtu malam (15/8/2026). Pontjo […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, menilai sikap pengusaha Pontjo Sutowo dalam menghadapi sengketa Hotel Sultan menunjukkan bentuk nasionalisme yang tidak berhenti pada simbol, tetapi diuji ketika kepentingan pribadi berhadapan dengan kepentingan negara. Menurut Toto, sikap Pontjo yang tetap menempatkan kepentingan negara sebagai sesuatu yang harus dihormati, sekalipun […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]