Bale Bandung

Bupati Bandung Luncurkan Sistem Pendataan Kebudayaan Bedas Sepakat

×

Bupati Bandung Luncurkan Sistem Pendataan Kebudayaan Bedas Sepakat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung Dadang Supriatna luncurkan website Pendataan Kebudayaan Bedas Sepakat di GBS, Soreang, Jumat (8/10/21). by Hms

SOREANG, Balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meluncurkan inovasi Bedas Sistem Pendataan Kebudayaan Terpadu (Sepakat) berupa bedassepakat.com, di GBS Soreang, Jumat (8/10/21).

Sistem pendataan dan informasi yang diinisasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung ini guna memudahkan akses bagi masyarakat luas akan potensi seni budaya Kabupaten Bandung.

Selain itu juga untuk mendaftarkan potensi seni budaya yang ada oleh para pelaku seni budaya, agar pendataannya lebih tertata dengan rapih. Dengan demikian Pemkab Bandung pun bisa turut berkontribusi dan memberi bantuan intervensi anggaran bagi para pelaku seni budaya.

Website tersebut memuat berbagai informasi mengenai objek kemajuan kebudayaan, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, ekonomi kreatif, serta data lainnya terkait kebudayaan yang ada di Kabupaten Bandung.

“Bedas Sepakat ini menjadi terobosan baru dalam menjaga keutuhan dan keberlanjutan kebudayaan kita. Saya minta Disparbud untuk bisa mengidentifikasi semua pelaku seni dan budaya yang kita miliki dan dimasukan ke dalam Bedas Sepakat ini,” ujar Bupati Bandung.

Di samping pendataan, menurutnya website tersebut bisa dikembangkan sebagai alat promosi, sehingga negara-negara lain bisa mengenal seni dan budaya lokal Kab Bandung.

“Salah satu contohnya wayang golek, icon seni Sunda yang sudah tampil mendunia. Saya minta pelaku seni dan budaya di Kabupaten Bandung terus berkarya, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkap bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Kang DS juga memberikan wadah bagi para pelaku seni dan budaya, untuk ikut terlibat dalam industri wisata. Karena ia menilai, kebudayaan dan pariwisata merupakan dua unsur yang tidak bisa dipisahkan. Kesejahteraan masyarakat, lanjutnya, dapat meningkat dengan adanya sinergitas dari kedua unsur tersebut.

“Dimana ada tempat wisata, maka di situlah seniman dan budayawan harus ikut hadir mengambil peran. Dengan demikian akan terjadi ‘multiplier effect’, di mana semuanya saling menguntungkan satu sama lain, yang berujung pada kesehajteraan para seniman budayawan Kabupaten bandung,” imbuh Kang DS.

Bupati mengakui jika selama ini ada seniman yang masih terabaikan, karena pihaknya belum tahu persis berapa banyak seniman budayawan yang ada di Kabupaten Bandung.

“Karena masih terbentur dengan dengan data. Kalau data ini sudah ada, ke depan para seniman budayawan nantinya bukan sekadar jadi penonton saja. Kita berharap ke depan seniman budayawan harus jadi subyek pembangunan,” tandas Kang DS.

Sekretaris Disparbud Kabupaten Bandung Hidayat Ramdhan menjelaskan, dalam pendataan pihaknya melibatkan puluhan influencer dan admin media sosial (medsos) yang tergabung dalam Forum Medsos Kabupaten Bandung.

“Pendataan ini dilakukan agar dapat menjangkau secara lebih luas. Ini merupakan wujud integrasi dan bagian dari validasi data oleh individu maupun kelompok. Saat didata, para pelaku seni dan budaya ini, harus melampirkan surat keterangan dari desa atau kelurahan masing-masing,” jelasnya.

Hidayat berharap, website tersebut dapat bermanfaat baik bagi para pelaku seni dan budaya khususnya, maupun bagi masyarakat luas.

“Semoga dengan hadirnya website ini, seluruh pelaku seni dan budaya bisa terdata secara detail. Masyarakat yang ingin tahu pun dapat mengaksesnya dengan mudah, cepat, kapanpun dan di manapun,”ucap Ramdhan.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]