Bale Jabar

Coca-Cola Forest Terima Penghargaan CSR dari Pemprov Jabar

×

Coca-Cola Forest Terima Penghargaan CSR dari Pemprov Jabar

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Amatil Indonesia Lucia Karina (kiri), udai penandatanganan prasasti peresmian program Coca-Cola Forest untuk Penghijauan Hulu Sungai Citanduy Tasikmalaya, Selasa (14/3). by CCAI
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi Public Affairs and Communication Director Coca-Cola Amatil Indonesia Lucia Karina (kiri), udai penandatanganan prasasti peresmian program Coca-Cola Forest untuk Penghijauan Hulu Sungai Citanduy Tasikmalaya, Selasa (14/3). by CCAI

BANDUNG – Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) kembali menerima penghargaan dari Pemprov Jabar dalam gelaran Peresmian Bersama Proyek CSR Jawa Barat yang berlangsung di Hotel Intercontinental Bandung Resor Dago Pakar, Selasa, (14/3/17).

Penghargaan ini diberikan atas upaya CCAI melakukan perawatan dan penanaman 50.000 pohon di kawasan konservasi air hulu Sungai Citanduy, Jawa Barat melalui program “Coca-Cola Forest”, bekerjasama dengan LSM Gerakan Alam Lestari Terpadu (Geliat) yang diketuai oleh Asep Hidayat.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, kepada Public Affairs and Communication Director CCAI Lucia Karina, yang kemudian dilanjutkan dengan kunjungan Gubernur ke booth-booth pameran CSR, termasuk booth CCAI.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur menandatangani prasasti bersama yang berisikan komitmen antara Pemprov Jabar dengan CCAI untuk saling bersinergi membangun Jawa Barat, khususnya di bidang lingkungan melalui program Coca-Cola Forest.

Coca-Cola Forest merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) CCAI untuk membantu pengelolaan lingkungan dengan pengadaan pembibitan dan penanaman pohon. Di Jawa Barat, Coca-Cola Forest memiliki empat program utama, yakni: pembibitan untuk donasi, pembuatan kompos, daur ulang plastik, dan pengembangan masyarakat. Dari tahun 2015, Coca-Cola Forest telah mendonasikan 30.738 pohon, mendaur-ulang 40.000 botol plastik sebagai pengganti polybag untuk media pembenihan tanaman. Lebih dari itu juga mengolah 20 ton ampas teh Frestea menjadi pupuk organik, serta melibatkan 5 orang warga masyarakat sekitar pabrik untuk mengembangkan Coca-Cola Forest.

Program Coca-Cola Forest telah menerima penghargaan selama tiga tahun berturut-turut dalam gelaran CSR Award yang digelar Pemprov Jabarbekerjasama dengan Forum CSR Jabar tahun 2015 hingga tahun 2017.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]