Bale Jabar

Cuaca Buruk, Aerosport Diundur Saja

×

Cuaca Buruk, Aerosport Diundur Saja

Sebarkan artikel ini

gantoleBANDUNG – Gubernur Jawa Barat, selaku Ketua PB PON XIX dan Peparnas XV 2016 Ahmad Heryawan (Aher) mengaku tak masalah baginya bila waktu pertandingan aerosport ditunda atau diundur akibat faktor cuaca, demi keselamatan para atlet. Pengunduran untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk pada cabang olahraga golongan aerosport seperti; Gantolle, Paralayang, Terjun Payung, Terbang Bermotor, dan lain sebagainya.

Sementara guna mengantisipasi hal tak diinginkan, PB PON & Peparnas sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak, terkait keselamatan kontingen yang berlaga di cabang-cabang olahraga tergolong ekstrim tersebut.

“Kalau situasi atau cuaca berbahaya ya, jangan ada pertandingan. Panpel ketika melihat cuaca berubah, lihat ada badai angin, ada angin kencang, cuaca buruk yang membahayakan ya stop, jangan ada pertandingan,” kata Aher di Bandung, Minggu (18/9/16).

Evaluasi ini ditekankan Aher menyusul peristiwa seorang atlet Gantole asal Sumatera Barat bernama Rizalul Pathani dikabarkan sempat dinyatakan hilang. Ia terbawa angin saat bertanding di venue Batudua, Cisitu, Kabupaten Sumedang, Minggu siang. Pada kesempatan itu Aher memberikan apresiasinya pada warga setempat yang memiliki kepedulian akan keselamatan dan kejadian yang menimpa atlet cabor gantole PON XIX 2016 ini.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, Rizalul bertanding pada pukul 14:30 WIB. Saat berada di udara, tiba-tiba cuaca berubah menjadi tak bersahabat sehingga mempengaruhi arah terbangnya. Rizalul pun sempat membuka parasut cadangannya. Namun karena cuaca buruk ia pun tetap terbang terbawa angin.

Namun sekitar pukul 17:00 WIB, Rizalul ditemukan berada di sekitar semak di wilayah Desa Bangbayang, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang, oleh seorang tukang ojek. Kondisi atlet Sumbar itu pun dikabarkan sehat tanpa cedera berarti. Panpel dan Basarnas segera melakukan evakuasi.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]