Bale Bandung

Dalam Sehari, 3 Pasar di Kab Bandung Temui Dewan

×

Dalam Sehari, 3 Pasar di Kab Bandung Temui Dewan

Sebarkan artikel ini
Komisi B DPRD Kab Bandung menerima aspirasi dari 3 pasar di Kab Bandung, di ruang Badan Musyawarah, Gedung DPRD Kab Bandung, Soreang, Selasa (15/5).

SOREANG – Secara bergiliran sejumlah pedagang di tiga pasar di Kabupaten Bandung menemui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung. Mereka berasal dari Pasar Banjaran, Pasar Sayati, dan Pasar Pangalengan yang berdatangan dengan permasalahan berbeda.

Mereka diterima Komisi B serta pihak dinas terkait, di ruang Badan Musyawarah, Gedung Sekertariat DPRD Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa (15/5/18).

Kehadiran puluhan pedagang tersebut mendapat pengawalan ketat dari petugas keamanan dari Polres Bandung dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Bahkan sejumlah petugas keamanan dilengkapi dengan sejata laras panjang, guna antisipasi terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, terutama kekhawatiran pasca bom Surabaya.

Kehadiran pedagang Pasar Banjaran dengan Kordinator Lili Muslihat, diterima Ketua Komisi B Franiko Imam Sagita, SH., MH., beserta anggota Aep Dedi. Menurut Lili, para pedagang meminta kepada dewan untuk mendorong agar Pemkab Bandung segera menindaklanjuti segala permasalahan yang ada di Pasar Banjaran saat ini.

Antara lain sejumlah pungutuan yang memberatkan para pedagang, penataan pasar, penertiban pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan, dan revitalisasi Pasar Banjaran. “Ada sekitar empat pungutan yang diduga liar dan memberatkan para pedagang. Itu mohon ditertibkan,” kata Lili.

Sedangkan Pasar Sayati, diterima anggota Komisi B Aep Dedi. Mereka antara lain menyampaikan soal hak kepemilikan Pasar Sayati yang selama ini dianggap tidak jelas serta soal isu rencana revitalisasi.

Para pedagang Pasar Sayati yang sudah beberapa kali menemui dewan tersebut kembali meminta kejelasan soal rencana revitalisasi Pasar Sayati. Namun menurut anggota Komisi B Aep Dedi, beserta pihak Dinas Pasar membantah adanya isu rencana revitalisasi itu.

“Saya tegaskan lagi, saat ini belum ada rencana revitalisasi Pasar Sayati. Itu hoaks. Kalau pun rencana pengembangan semua pasar memang ada sesuai Musrenbang dan sesuai RPJMD, tapi untuk revitalisasi Pasar Sayati belum ada,” tukas Aep Dedi.

Apalagi untuk revitalisasi pasar itu, imbuh Aep, prosesnya panjang. Harus melalui berbagai kajian, seperti Amdal, izin, dan persyaratan lainnya.

Sementara dari Pasar Pangalengan tidak satu pun pedagang yang hadir. Yang datang hanya Kepala Desa Pangalengan beserta sekretaris desa dan pengacaranya serta pihak pengembang. Kehadiran mereka yang diterima Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Ir. H. Anang Susanto M.Si., dan Ketua Komisi B dan anggotanya itu, intinya meminta bantuan dewan terkait rencana revitalisasi pasar. Terutama untuk pengosongan pedagang yang selama ini masih bertahan karena tidak mau pindah ke tempat penampungan sementara.

Permasalahan pasar desa ini sudah berlangsung lama, namun hingga saat ini belum juga tuntas. Terutama terkait penolakan rencana relokasi oleh sejumlah pedagang yang tergabung dalam Koperasi Pasar. Saat itu para pedagang mengaku belum ada kesepakatan, khususnya dengan pengembang, PT Armani Argo Sukses, yang menjadi rekanan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Pangalengan. Para pedagang menyatakan tidak mau direlokasi ke TPS dan belum menyepakati harga kios/los yang ditentukan senilai Rp11 juta.

Usai pertemuan dengan dewan, Kepala Desa Pangalengan Tati Yulian Domo mengatakan pihaknya bersama para pedagang pasar, pengembang serta anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Pangalengan, sudah beberapa kali melakukan pertemuan terkait pembahasan soal relokasi ke TPS serta masalah kesepakatan harga kios/los.

PT Armani Argo Sukses sendiri, kata Tati, adalah pemenang lelang dari lima perusahaan yang mengikuti lelang, sesuai ketentuan peraturan. “Dari 900 kios/los, sudah 80 persen siap menempati tempat penampungan sementara, dan hanya sekitar 60 pedagang yang kini masih bertahan, karena itu kami perlu action,” kata Tati. [pariwara]

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]