Bale Bandung

DBH Pajak Rokok Kab Bandung Capai Rp149 Miliar

×

DBH Pajak Rokok Kab Bandung Capai Rp149 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi D DPRD Kab Bandung M Fahmi
Ketua Komisi D DPRD Kab Bandung M Fahmi

SOREANG, Balebandung.com – Kabupaten Bandung mendapat dana bagi hasil (DBH) dari pajak rokok sebesar Rp149 miliar. Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Maulana Fahmi mengatakan DBH sebesar itu bisa dimanfaatkan untuk pembiayaan penanganan kesehatan.

“Alhamdulillah, Kabupaten Bandung mendapatkan dana bagi hasil dari pajak rokok sekitar kurang lebih Rp 149 miliar. Menurut regulasi itu 37,5 persen atau 75 persen dari 50 persen dari DBH pajak rokok itu atau kurang lebih Rp56 miliar, nantinya wajib diperuntukkan bagi penanganan kesehatan, salah satunya bisa dalam bentuk mungkin BPJS Kesehatan gratis,” kata Fahmi kepada wartawan, Sabtu (4/7/20).

Regulasi yang dimaksud antara lain Undang-undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, yang mewajibkan 50 persen dari pajak rokok dialokasikan untuk penanganan kesehatan. Begitu pula dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 53 Tahun 2017 tentang Petunjuk teknis Penggunaan Pajak Rokok untuk Pendanaan Pelayanan Kesehatan Masyarakat, yang mengamanatkan 75 persen dari 50 persen pajak rokok digunakan untuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Nantinya BPJS Kesehatan gratis ini masuk dalam Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Kabupaten Bandung. Terlebih pada masa pandemi Covid–19 sekarang ini, imbuh Fahmi, maka kini saatnya bagi Dinas Sosial untuk merapihkan pendataan warga miskin agar lebih baik dan rapih.

“Kami mendesak kepada Dinsos untuk sekaligus mendata atau me-refresh pendataan potensi kemiskinan di Kabupaten Bandung, sekaligus merapihkan data potensi kemiskinan di Kabupaten Bandung,” tandas Fahmi.

Sehingga dari data yang rapih tersebut bisa diusulkan peserta yang berhak mendapatkan BPJS gratis. Perapihan data potensi warga miskin baru ini juga bisa ditujukan untuk perbaikan peserta Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) maupun program-program bantuan sosial lainnya.

“Kami mendorong Dinsos dalam hal ini Puskesos segera turun ke lapangan untuk proses pendataan. Nanti bisa dialokasikan data kemiskinan di Kabupaten Bandung itu untuk program-program penanganan kesehatan seperti BPJS gratis,” tandas anggota Fraksi PKS DPRD Kabupaten Bandung ini.

Untuk itu pihaknya pun mendorong kepada masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama Komisi D mengawasi program ini. “Kami melihat Dinsos sudah meresponnya dengan segera melakukan pendataan ke masyarakat. Tinggal mari kita awasi bersama supaya nanti data kemiskinan semakin baik dan rapih, agar masyarakat Kabupaten Bandung semakin terlayani dan yang berhak nantinya bisa mendapatkan haknya,” ungkap Fahmi.

Terlebih di masa pandemi Covid-19 ini menurutnya tentu ada warga miskin baru yang butuh ditangani secara sosial oleh pemerintah untuk mendapatkan PBI APBD dalam bentuk BPJS Kesehatan gratis. ***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]