Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaHumanioraBale BudayaEco Music Camp Vol.2 Kampanyekan Lingkungan Hidup

Eco Music Camp Vol.2 Kampanyekan Lingkungan Hidup

Wagub Jabar Deddy Mizwar saat konferensi pers Eco Music Vol.2 di rumah dinasnya, Rabu (25/5). by Yan Humas Pemprov Jabar
Wagub Jabar Deddy Mizwar saat konferensi pers Eco Music Vol.2 di rumah dinasnya, Rabu (25/5). by Yan Humas Pemprov Jabar

COBLONG – Setelah sukses menggelar event musik bertaraf internasional bertajuk Eco Music Camp tahun 2015 lalu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kembali akan menyuguhkan Eco Music Camp Vol.2 tahun 2016 yang kali ini akan digelar di Taman Nasional Gunung Halimun-Salak Kabupaten Bogor tanggal 2-4 Juni 2016.

EMC Vol.2 kali ini, akan mengkampanyekan tentang lingkungan hidup, karena itu pada event ini penonton akan disuguhkan oleh keindahan musik yang dimainkan musisi dari berbagai penjuru dunia di dalam sebuah hutan lindung. Tujuannya untuk menunjukkan betapa pentingnya manusia hidup harmonis dengan alam lingkungannya.

Para musisi dunia yang telah lama memiliki kepedulian terhadap masalah lingkungan hidup seperti Sandra Fay (Amerika), Helga Sedli (Hungaria), Supakaluku (Zimbabwe), Lee Tran My (Vietnam), Tataloe (Bandung), Mata Jiwa (Jakarta) dan masih banyak lagi, akan tampil pada EMC Vol.2 ini dan akan bercerita tentang bagaimana selama ini mereka menerapkan kesadaran lingkungan dalam pola hidup melalui karya-karyanya. EMC Vol. 2 ini juga akan menghadirkan para ahli ekologi untuk berbicara dan membimbing tentang cara hidup yang berkelanjutan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar saat konferensi pers di rumah dinasnya Jalan Ir. H. Juanda No. 148 Bandung, Rabu (25/5/16), mengungkapkan, saat ini Pemprov Jabar tengah berjuang keras untuk menghadapi berbagai persoalan lingkungan hidup yang kian serius. Salah satu cara yang efektif adalah dengan media musik, di mana musik dapat berbicara kepada ribuan orang yang berbeda latar belakang budaya dan agama pada waktu dan tempat yang sama.

“Kita tahu sendiri bahwa Jawa Barat ini kalau tidak secara berkelanjutan dalam menjaga lingkungan, maka potensi bencana akan semakin besar. Nah, bahasa musiklah yang paling efektif untuk menyampaikan pesan-pesan ini sehingga mudah dimengerti dan implementatif di sebuah tempat yang mencerminkan alam,” ungkap Deddy.

Selain pertunjukan musik, EMC Vol. 2 ini juga akan diadakan penanaman pohon, talkshow, workshop, screening film selama tiga hari berturut-turut dan pemberian penghargaan kepada tokoh-tokoh yang peduli terhadap lingkungan khususnya tokoh di bidang musik.

“Kita mengajak masyarakat Indonesia dan dunia melalui Eco Music Camp ini untuk hadir di sana memainkan musik yang pro lingkungan agar dapat menggugah masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan dan melibatkan juga komunitas pegiat lingkungan dan orang-orang yang memang konsen kepada lingkungan,” kata wagub.

Ketua Panitia Eco Music Camp Franky Raden mengatakan, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan hanya cukup membeli tiket masuk Taman Nasional Gunung Halimun-Salak sebesar Rp. 20.000 saja. Pihaknya juga menyediakan armada bus untuk membawa penonton ke tempat acara dan areal camping bagi 500 orang yang ingin bermalam di sana.

“Ini tidak dipungut biaya sama sekali. Mereka hanya bayar untuk masuk hutan lindung saja dan boleh untuk berkemah di situ. Kita juga sediakan pelayanan shuttle bus yang akan bolak-balik antar jemput penonton ke tempat acara,” terangnya.

Yang berbeda pada EMC Vol. 2 kali ini menurut Franky, karena bertempat di hutan lindung, maka pihaknya akan membuat program Adventure Jungle Tracking, di mana peserta akan diajak keliling hutan lindung mengumpulkan daun-daun, melihat habibat Elang Jawa dan lain-lain. “Bila tahun lalu bintang tamu kita Iwan Fals, tahun ini kita hadirkan musisi kenamaan Indonesia yang juga pro lingkungan Glen Fredly,” kata Franky.

BERITA TERKAIT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

spot_img

TERKINI