Bale Bandung

FPKB Perjuangkan RUU Pesantren Segera Disahkan

×

FPKB Perjuangkan RUU Pesantren Segera Disahkan

Sebarkan artikel ini
Pjs Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat Khalaqah Kebangsaan dalam rangka Reses DPR RI IV di Ponpes Nahjussalam Al Musri, Kampung Ciluncat Desa Tegal Sumedang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/19). by iwa/bbcom
Pjs Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat Khalaqah Kebangsaan dalam rangka Reses DPR RI IV di Ponpes Nahjussalam Al Musri, Kampung Ciluncat Desa Tegal Sumedang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/19). by iwa/bbcom

RANCAEKEK, Balebandung.com – Fraksi PKB DPR RI bertekad untuk memperjuangan rekognisi atau pengakuan negara terhadap eksistensi pesantren, melalu Rancangan Undang-undang tentang Pesantren.

Pjs Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyatakan pembahasan RUU Pesantren itu kini tengah dibahas di Panitia Kerja DPR RI dan ditargetkan bisa disahkan tahun ini.

“Sekarang RUU Pesantren sudah di tingkat Panja dan kita berharap bisa segera disahkan,,” ungkap Cucun kepada Balebandung.com usai Khalaqah Kebangsaan dalam rangka Reses DPR RI IV di Ponpes Nahjussalam Al Musri, Kampung Ciluncat Desa Tegal Sumedang Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Kamis (4/4/19).

Cucun menandaskan hal yang paling esensial yang harus diperjuangkan pihaknya dalam RUU Pesantren ini antara lain dari sisi keberpihakan dalam supporting APBN belum begitu signifikan.

“Dari total anggaran pendidikan sebesar 20 persen sebagaimana yang diamanatkan undang-undang, itu hanya 1,8% untuk pendidikan keagamaan. Jadi, pendidikan formal ini ini harus ada kesetaraan dengan pesantren karena pesantren kan lebih punya andil besar dalam pembentukan karakter dan moral bangsa dibanding dengan pendidikan formal,” jelas anggota Komisi IV DPR RI ini.

Padahal menurutnya, dalam pendidikan formal, pendidikan agamanya paling hanya 2 jam an. “Sementara kalau di pesantren itu kan full 24 jam ajengan mengajar santrinya. Ini penting untuk diperjuangkan,” imbuhnya.

Dalam implementasinya nanti, kata Cucun, bisa saja anggaran untuk pendidikan pesantren ditingkatkan jadi 10% dari total anggaran pendidikan. “Bisa saja 10 persen, seperti di Undang-undang Desa itu bahwa jumlah total anggaran desa sebesar 10% dari total transfer daerah. Nah, kita akan minta 10% dari anggaran pendidikan itu untuk pesantren, termasuk untuk honor pada kyai dan ustadz yang walaupun hanya Rp 500 ribu atau Rp 1 juta perbulan,” urainya.

Hal kedua, lanjut Cucun, yang paling esensi adalah terkaiu kelulusan pondok pesantren. Politisi PKB ini menilai para ustadz pendidikannya bisa setara dengan S1 atau S2 di perguruan tinggi.

“Kesetaraan lulusan ini tinggal menyesuaikan saja, apalagi disetarakan denagn perguruan tinggi islam seperti di UIN. Inilah pentingnya, harus ada rekognisi atau pengakuan kesetaraan dari pemerintah,” pungkas Cucun.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas, melengkapi teknologi maupun menyediakan obat-obatan. Menurutnya, kualitas pelayanan pada akhirnya sangat ditentukan oleh sumber daya manusia (SDM) yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Kang Dadang Supriatana (KDS) saat menjadi narasumber Akademi SDMK Hebat Seri […]

Bale Bandung

KUTAWARINGIN, balebandung.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meninjau kesiapan Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung sebagai salah satu venue FIFA Asian Cup 2026, Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungannya ke Si Jalak Harupat, Erick Thohir disambut langsung oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS), didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto dan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mendorong Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) untuk semakin memperkuat pembinaan pencak silat sebagai olahraga masyarakat sekaligus bagian dari pelestarian seni dan budaya daerah. Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung, Dadang Supriatna atau yang lebih akrab disapa KDS saat menghadiri Pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPSI Kabupaten Bandung periode 2026–2031 di […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 sekaligus membuka secara resmi Pekan Olahraga Pemerintah Kabupaten Bandung (PORPEMKAB) Tahun 2026 di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong budaya hidup aktif dan bugar sekaligus memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan silaturahmi di lingkungan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna (KDS) menyatakan Pemerintah Kabupaten Bandung mendukung pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah yang dilakukan DPRD melalui Raperda prakarsa DPRD. Namun, pembahasan regulasi tersebut diminta tidak berhenti pada pemenuhan aspek formal dan yuridis, melainkan harus responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan. Pernyataan tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD […]

Bale Bandung

2025 Hanya 46,85 Persen, Pemeriksaan 2024 Temukan 41 Bangunan Belum Ber-PBG dengan Potensi Retribusi Rp318,5 Juta SOREANG, balebandung.com – Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) menjadi salah satu titik lemah penerimaan daerah yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung. Pada 2025, realisasi retribusi PBG hanya mencapai 46,85 persen dari target, jauh […]