Bale Bandung

Harga Kepokmas Berfluktuasi

×

Harga Kepokmas Berfluktuasi

Sebarkan artikel ini
Wabup Bandung Gungun Gunawan saat berdialog dengan salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Cileunyi, Rabu (8/6). by Dadang Humas Pemkab Bandung
Wabup Bandung Gungun Gunawan saat berdialog dengan salah seorang pedagang daging ayam di Pasar Cileunyi, Rabu (8/6). by Dadang Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadhan 1437 H, Rabu (8/6), harga beberapa barang kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Bandung masih berfluktuasi. Seperti halnya harga tomat di Pasar Sayati Margahayu mencapai Rp 7.000/kg, sementara di Pasar Cileunyi dan Banjaran tercatat Rp 12.000/kg.

Saat melakukan pemantauan harga di Pasar Banjaran, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH., S.IP., M.IP mencatat harga daging sapi mencapai Rp 120.000/kg. Harga yang sama berlaku pula di Pasar Cileunyi dan Sayati. Harga tersebut mengalami kenaikan, dibandingkan dengan harga sebelum memasuki bulan puasa yang mencapai Rp 110.000/kg.

Harga bawang merah di Pasar Sayati mencapai Rp 36.000/kg, sedangkan di Banjaran seharga Rp 35.000/kg. Cabe rawit ukuran besar di Sayati Rp 30.000/kg, sementara di Banjaran Rp 25.000/kg. Harga berbeda terjadi pula pada komoditi ikan mas, di pasar Sayati hingga Rabu (8/6) mencapai harga Rp 25.000/kg, sementara di Banjaran Rp 22.000/kg.

Dalam pengakuannya di hadapan Wakil Bupati Bandung H. Gun Gun Gunawan, S.Si., M.S, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Cileunyi menyebutkan, tingkat penjualan daging sapi belum ada lonjakan. “Lonjakannya bisa terjadi menjelang bulan puasa atau menghadapi lebaran, kalau sekarang mah biasa saja, terkadang sepi juga,” ucap seorang pedagang.

Di Pasar Cileunyi, Wabup sempat menemukan beberapa potongan daging ayam broiler yang penyembelihannya kurang sempurna. “Karena jika kurang sempurna, rasa dagingnya pun kurang enak,” kata Gun Gun, dirilis Humas Pemkab Bandung, Kamis (9/6/16).

Wabup pun menemukan adanya produk mie yang masih menggunakan bahan pengawet seperti formalin, setelah dilakukan test laboratorium lapangan. Sementara daging baso dinyatakan steril dari bahan pengawet borax.

Dengan masih ditemukannya produk mie berformalin, Bupati Bandung H. Dadang M. Naser memerintahkan Dinas Kesehatan dan Diskoperindag untuk segera melakukan pembinaan terhadap pabrik pembuat mie.

“Saya juga menghimbau kepada para pihak yang masih menggunakan bahan pewarna tekstil dan pengawet formalin untuk mie, segera bertobat, karena cara seperti itu akan membahayakan bagi orang lain di bidang kesehatan,” kata bupati.

Selain Bupati dan Wabup Bandung, pemantauan harga barang kepokmas dilakukan pula Sekretaris Derah Kab. Bandung Ir. H. Sofian Nataprawira, MP di Pasar Sayati Kecamatan Margahayu. Dalam pemantauan tersebut, turut pula unsur Diskoperindag, Disnakan, Dinas Pertanian, BKPPP, BPOM serta sejumlah pejabat lainnya.

“Dari hasil pemantauan ini, akan kita rumuskan dengan seluruh dinas terkait untuk mencari solusi dalam upaya pengendalian harga kepokmas pada saat akan menghadapi hari raya Idul Fitri,” kata sekda.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

MAKASSAR, balebandung.com – Produk kriya unggulan Kabupaten Bandung mendapat perhatian pengunjung pada pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (11/7/2026). Keikutsertaan tersebut menjadi ajang memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk UMKM Kabupaten Bandung ke tingkat nasional. Wakil Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung Margin Winaya Hermawan […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Sebanyak 490 akseptor ditargetkan mengikuti pelayanan KB permanen yang digelar di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/2026), sebagai hasil kolaborasi Dinas Pengendalian […]

Bale Bandung

JAKARTA, balebandung.com – Ketua Umum Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Dadang Supriatna mulai mengonsolidasikan pemerintah kabupaten dan kota untuk memperkuat kebijakan sanitasi nasional menjelang pelaksanaan City Sanitation Summit (CSS) XXIV dan Musyawarah Nasional (Munas) AKKOPSI di Banda Aceh, November 2026. Langkah tersebut ditandai dengan audiensi AKKOPSI bersama Direktur Jenderal Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan, dr. Then […]

Bale Bandung

BALEENDAH – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki mendirikan Balai Bantuan Hukum Rancage (BAKUMRA) sebagai upaya memperluas akses keadilan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang menghadapi persoalan hukum. Hailuki mengatakan BAKUMRA dibentuk sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh pendampingan hukum karena keterbatasan biaya. “Sebagai bentuk keberpihakan kepada warga yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Polresta Bandung Run yang digelar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkenalkan potensi wisata Kabupaten Bandung. Sebanyak 2.742 pelari dari berbagai daerah mengikuti kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upakarti, Soreang, Minggu (5/7/2026). Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi inisiatif Polresta Bandung yang […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT) yang baru dilantik segera bekerja dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, masyarakat menunggu pelayanan publik yang semakin cepat dan berkualitas. Pesan itu disampaikan Dadang Supriatna saat melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat […]