Bale Jabar

Iwa Karniwa : Terimakasih Menjadikan Jabar Kondusif

×

Iwa Karniwa : Terimakasih Menjadikan Jabar Kondusif

Sebarkan artikel ini
Sekda Jabar Iwa Karniwa
Sekda Jabar Iwa Karniwa

BANDUNG – Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Iwa Karniwa,S.E.A.k.M.M. mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga Jawa Barat yang telah ikut berpartisipasi dalam pembangunan Jawa Barat, termasuk dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Barat selama tahun 2017, sehingga kondisi Jawa Barat tetap kondusif.

Hal itu disampaikan Iwa Karniwa pada malam akhir tahun 2017 dan menyongsong awal tahun 2018 di rumah dinasnya Jalan Aryajipang Bandung, Minggu, (31/12/17). Iwa mengaku merasa bangga dengan masyarakat Jawa Barat, karena berhasil mengawal dua event besar yang berimpitan, yakni Hari Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat yang berjalan aman dan tertib.

“Alhamdulillah, Hari Raya Natal 2017 dan Malam Tahun Baru 2018 di Jawa Barat aman dan tertib serta penuh suka cita dari masyarakat Jawa Barat,” ucapnya.

Terkait dengan keamanan dan ketertiban, secara khusus Iwa pun mengucapkan terimakasih kepada Polda Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi yang telah berjibaku mengerahkan seluruh kemampuannya untuk terciptanya kondusivitas wilayah Jawa Barat.

“Terimakasih Pak Kapolda beserta jajarannya dan Pak Pangdam III/Siliwangi bersama jajarannya yang telah berjuang demi suksesnya perayaan Hari Natal dan Tahun Baru bagi masyarakat Jawa Barat,” ujar Iwa.

Menurutnya, program-program pengamanan yang dilakukan pihak Kepolisian dan TNI di Jawa Barat, seperti, pos pengamanan yang disiapkan Polda Jabar 179 pos, pelayanan 39 pos serta pos pengamanan dan pelayanan terpadu 3 pos di Cikopo, Palimanan dan Cileunyi, sangat berarti bagi keamanan dan ketenangan warga Jawa Barat.

“Saya sangat mengapresiasi pada peran Polri dan TNI,” imbuhhnya. Yang tidak kalah pentingnya, tandas Iwa, keamanan dan ketertiban yang terjadi di Jawa Barat berkat peran semua elemen masyarakat Jawa Barat, yang telah menciptakan ketenangan dan kenyamanan pada masyarakat dari provinsi lain yang sengaja berliburan merayakan Natal dan Tahun Baru di wilayah Jawa Barat.

“Masyarakat Jawa Barat sudah menjadi tuan rumah yang ramah bagi tamu-tamu kita dari daerah lain, semoga mereka nyaman berliburan di Jawa Barat,” ucap Iwa.

Padahal di atas kertas, kata dia, Jawa Barat termasuk provinsi yang rawan dengan gangguan keamanan dan kerertiban karena wilayahnya yang luas dan penduduk yang banyak. Selain itu, ketersediaan insfrastruktur, terutama destinasi wisata yang sangat banyak juga mengundang masyarakat dari provinsi lain untuk datang ke Jawa Barat.

Oleh karena itu, wilayah Jawa Barat menjadi salah satu provinsi yang dijadikan tempat berkumpulnya rakyat Indonesia pada hari perayaan Natal 2007 dan Tahun Baru 2018 dengan jumlah yang besar.

“Hal itu tentu menimbulkan sejumlah kerawanan,” ungkapnya. Namun, karena kesigapan pihak keamanan, Polri dan TNI yang dibantu oleh seluruh masyarakat Jawa Barat, telah menciptakan wilayah Jawa Barat secara umum kondusif.

Kendati begitu, Iwa pun mengakui masih terdapat berbagai kekurangan dari aspek pelayanan, sehingga sebagai Pamongpraja di Pemerintatan Provinsi Jawa Barat, Iwa memohon maaf kepada semua pihak. Ia berharap, baik masyarakat Jawa Barat atau pun para pendatang dari luar Jawa Barat dapat memakluminya dan dapat memberikan saran untuk perbaikan Jawa Barat ke depan.

“Kita semua berharap dan berdo’a, semoga Jawa Barat ke depan akan lebih baik dan lebih maju,” pungkas Iwa Karniwa seraya mengucap Selamat Tahun Baru 2018 Semoga Sukses Menjadi Bagian dari Kehidupan Kita Semua.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]