Bale Bandung

Kang Darus Dukung Penuh Kenaikan Honor Guru

×

Kang Darus Dukung Penuh Kenaikan Honor Guru

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi X DPR RI H. Dadang Rusdiana,SE.M.Si saat monitoring Ruang Praktek Siswa SMK Insan Mandiri Parongpong Kab Bandung Barat.

RANCAEKEK – Anggota Komisi X DPR RI H. Dadang Rusdiana,SE.M.Si mengaku selama dirinya menjadi wakil rakyat, keluhan-keluhan yang kerap muncul di bidang pendidikan adalah masalah insentif guru honorer.

Karena itu pihaknya selaku Komisi X mendukung penuh langka Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung yang mengajukan perubahan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kabupaten menjadi Dana Bantuan Tunjangan bagi tenaga pendidik dan kependidikan non PNS.

“Kenaikan insentif guru itu bagus, yang penting harus kita dahulukan itu kesejahteraan guru honor. Selama ini keluhan-keluhan yang muncul itu selalu soal honor guru yang minim,” kata Kang Darus, sapaan Dadang Rusdiana kepada Balebandung.com di Rancaekek, Sabtu (27/10/18).

Darus menandaskan, pilar penting dari peningkatan kualitas pendidikan itu ada pada guru, salah satunya guru honor. Menurutnya berbicara standar pendidikan, terutama standar guru, ada dua sisi yang tak dapat dipisahkan.

“Oleh karena itu memang kita harus berupaya terus meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan guru yang seperti dua sisi mata uang koin,” kata dia.

Caleg DPR RI Dapil Jabar 2 ini menuturkan sejak jaman Mendiknas Anis Baswedan, pihaknya di Komisi X DPR RI sudah menegaskan bagaimana berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru honor.

“Sejak Mendinas Anis kita sudah naikan dua kali lipat insentif guru honor, walaupun kuotanya itu terbatas di setiap kabupaten/kota. Tapi paling tidak itu menunjukkan keseriusan pemerintah dalam kondisi keuangan negara kita sedang berat, sedang melakukan efisiensi, maka kita pun belum bisa memberikan yang terbaik seperti yang diharapkan para guru honorer,” ungkap politisi Partai Nasdem ini.

Paling tidak, imbuh Darus, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan sudah memberikan perhatian, yang akhirnya direspon para kepala daerah. “Kita tentunya berterima kasih ketika bupati pun meningkatkan tunjangan bagi guru honorer,” ucapnya.

Darus bilang, dana BOS dari pemerintah pusat, harus dialokasikan setinggi-tingginya 15% untuk pengembangan guru termasuk honorariumnya. Bahkan dalam perkembangannya para guru honor pun menyampaikan aspirasi ingin sampai 30% dari dana BOS.

“Seperti dulu waktu saya di Komisi D DPRD Kab Bandung, untuk mengejar target sebagaimana diatur oleh Perda Pendidikan bahwa honor guru itu sekurang-kurangnya 50% dari upah minimum kabupaten (UMK), waktu itu kita sudah bersepakat dengan bupati bahwa honor guru itu harus setengah dari UMK,” kata dia.

Darus menunjuk contoh seperti di Jawa Tengah melalui Gubernur Ganjar Pranowo yang sudah menetapkan satu kebijakan honor guru itu harus satu UMK yang bersumber dari APBD provinsi.

“Nah, seiring dengan alih kelola SMA dan dan SMK oleh Pemprov Jabar, Kabupaten Bandung ini bisa konsen mengurus honor guru SD dan SMP, sehingga BOS dari APBD itu bisa dimanfaatkan secara optimal digunakan untuk meningkatkan insentif guru honor,” terangnya.

Darus berharap, seiring dengan kenaikan insentif guru honor ini maka harus berbanding lurus dengan kompetensi guru, keuletan dan kerajinan guru ditambah, walaupun menurut dua kenaikannya belum seberapa kalau dibandingkan dengan negara-negara maju.

“Kalau di negara maju itu punya concern dan perhatian penuh terhadap kesejahteraan guru. Jadi, guru itu merupakan profesi terhormat termulia di negara-negara maju. Sementara di kita kan guru itu belum ditemparkan sebagai profesi mulia. Itu bisa dilihat dari keberpihakan anggaran maupun peningkatan kesejahteraan profesi guru, terutama guru honor,” pungkasnya.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

PASIRJAMBU, balebandung.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung bergerak cepat menindaklanjuti keluhan sejumlah orang tua siswa SDN Cisondari 1, Kecamatan Pasirjambu, terkait dugaan pungutan menjelang kegiatan pelepasan siswa kelas VI dan kenaikan kelas. Pengawas SD Kecamatan Pasirjambu Hj. Tati Rohaeti, S.Pd., M.Pd. memastikan seluruh uang yang telanjur terkumpul dari orang tua telah dikembalikan. Sementara kegiatan pelepasan […]

Bale Bandung

CANGKUANG, balebandung.com – Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menegaskan program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun Baznas mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Hal itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Rumah Layak Huni Baznas milik Lisna, warga Kampung Nagrak RT 03 RW 02, Desa […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – PD-PKPNU Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Mardhotillah, di Kampung Rancabeureum, Desa Sukamulya, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung selama tiga hari, Jumat-Minggu 3-5 Juli 2026. Lokasi pesantren berada di wilayah Desa Sukamulya yang relatif mudah dijangkau dari Jalan Raya Rancaekek-Majalaya. Kemudian cari arah Jalan Rancabeureum, jika dari Dangdeur Rancaekek […]

Bale Bandung

MAJALAYA, balebandung.com – Taufik Hidayat (TH), tersangka pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung. Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yunita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. […]

Bale Bandung

MARGAHAYU, balebandung.com – Pemerintah Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah jangka panjang untuk mengatasi banjir tahunan, khusunya yang melanda Kecamatan Bojongsoang. Selain pembangunan infrastruktur pengendali banjir, Pemkab Bandung juga membuka opsi relokasi warga yang selama ini tinggal di wilayah langganan genangan. Menariknya, proses penanganan banjir tersebut akan melibatkan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan Kejaksaan Negeri Kabupaten […]

Bale Bandung

RANCAEKEK, balebandung.com – Minat calon peserta mengikuti Pendidikan Dasar-Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) Angkatan XI PCNU Kabupaten Bandung terus meningkat. Hingga saat ini, jumlah peserta yang mendaftar melalui aplikasi Siskader NU telah mencapai 100 orang. Ketua Panitia PD-PKPNU Angkatan XI-Rancaekek, Aan Aliyudin mengatakan, angka tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan warga Nahdliyin untuk mengikuti kaderisasi […]