Bale KBBPamong

KBB Bangun IPAL Terpadu di Cipeundeuy

instalasi air limbahNGAMPRAH – Pemkab Bandung Barat berencana membangun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) terpadu di kawasan industri di Kecamatan Cipeundeuy. Keberadaannya dibutuhkan untuk mengelola limbah secara bersama-sama guna mengantisipasi pencemaran lingkungan yang kerap terjadi di kawasan industri.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup KBB Apung Hadiat Purwoko menjelaskan Pemkab Bandung Barat akan mengembangkan Kecamatan Cipendeuy jadi kawasan industri. Untuk mendukung hal tersebut, maka diperlukan keberadaan IPAL terpadu yang nantinya akan dimanfaatkan oleh seluruh pabrik yang ada di kawasan industri tersebut.

“IPAL terpadu ini akan dibangun oleh BUMD KBB sehingga nanti perusahaan-perusahaan di kawasan industri tersebut tinggal membayar retribusi dan tidak dipusingkan dengan pengelolaan atau pembangunannya,” terang Apung di Ngamprah.

Ia menjelaskan pembangunan IPAL terpadu di kawasan industri dibutuhkan lantaran IPAL di sejumlah industri yang ada saat ini tidak berfungsi dengan baik. Imbasnya pencemaran lingkungan kerap terjadi akibat buangan limbah industri yang tidak diproses terlebih dahulu oleh pihak perusahaan.

Disebutkannya di Kecamatan Padalarang, Ngamprah, dan Batujajar, ada sekitar 70 perusahaan yang kerap mencemari lingkungan akibat limbahnya. Akibat pencemaran tersebut, sedikitnya tiga sungai di kawasan itu kondisinya kotor dan berbau. Ketiga sungai tersebut yaitu Sungai Cihaur, Cibingbin, dan Cipeusing yang mengalir di sekitar kawasan industri Batujajar dan Padalarang dan bermuara ke sungai Citarum.

“Belajar dari hal itu kami tidak ingin terjadi lagi kondisi serupa di kawasan industri Cipeundeuy sehingga keberadaan IPAL terpadu menjadi sebuah keharusan,” tegasnya. [fik]

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close