Bale Jabar

Kemendikbud Ajak Praja IPDN Berpartisipasi dalam Pemajuan Kebudayaan

×

Kemendikbud Ajak Praja IPDN Berpartisipasi dalam Pemajuan Kebudayaan

Sebarkan artikel ini
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Ristek Hilmar Farid saat kuliah umum di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu(20/11/21). by IPDN

JATINANGOR, Balebandung.com – Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, Hilmar Farid Ph.D berharap, Praja IPDN dapat berpartisipasi dalam kegiatan pemajuan kebudayaan.

Dalam Kuliah Umum bertema ” Pemajuan Kebudayaan Melalui Lembaga Pendidikan Kebudayaan”, di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu(20/11/21), Hilmar menyebut ada 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK).

Ke-10 OPK itu antara lain tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat dan olahraga tradisional.

“Hal ini perlu dipahami oleh para praja sebagai calon pemimpin dan penggerak di daerah manapun kelak mereka mengabdi. Kami berharap Praja IPD ikut berpartisipasi dalam pemajuan kebudayaan ini,” ucap Hilmar.

Menurutnya, ke-10 OPK dan SDM kebudayaan ini merupakan potensi sesungguhnya yang dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan yang akan digunakan untuk membangun daerahnya masing-masing, dan sekaligus dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Hilmar menyampaikan kuliah umumnya di hadapan 2.000 orang praja secara hybrid. Kuliah umum ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan praja IPDN tentang peran dan fungsi Dirjen Kebudayaan dalam pemajuan kebudayaan.

“Selain itu untuk meningkatkan kesadaran praja untuk terus mengembangkan budaya di daerahnya, serta memperluas wawasan dan pengetahuan bagi praja terkait program-program dari Dirjen Kebudayaan,” jelas Hilmar.

Ia menerangkan Indonesia memiliki sebuah panduan dalam upaya menjalankan amanat Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 untuk memajukan kebudayaan, yaitu melalui pengesahan UU No. 5 tahun 2017 tentang Pengajuan Kebudayaan.

“Hal ini tentu saja membawa semangat baru dalam upaya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan nasional”, ujar Hilmar.

Pihaknya juga kembali mengingatkan amanat Presiden Jokowi terkait keseimbangan antara infrastruktur keras dengan infrastruktur lunak dalam wujud karakter dan jati diri bangsa.

Sementara Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Dr. Dety Mulyati, S.H., M.H., CN menandaskan IPDN siap berkomitmen menjadi agen kebudayaan.

“IPDN perlu mengetahui dan memahami manfaat dan pentingnya memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia”, tandas Warek.

Menurut Dety Mulyati, pendidikan merupakan ujung tombak kebudayaan nasional. Sebab pendidikan sejatinya merupakan upaya pembentukan watak sesuai dengan cita-cita keberadaan bangsa Indonesia.

“Melalui instrumen pendidikan, kebudayaan nasional dapat dimajukan secara luas dan merata ke seluruh komponen bangsa,” kata Dety.***

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]