Bale CimahiOlahraga

Kopassus Juara Umum Yongmoodo Kasad Cup

KSAD Jenderal TNI Mulyono menyerahkan Piala Bergilir KSAD Cup ke-7 Kejurnas Yongmoodo kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni di Gor  Moh.Toha Disjasad Cimahi, Kamis (31/8). by Pendam Slw
KSAD Jenderal TNI Mulyono menyerahkan Piala Bergilir KSAD Cup ke-7 Kejurnas Yongmoodo kepada Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni di Gor Moh.Toha Disjasad Cimahi, Kamis (31/8). by Pendam Slw

CIMAHI – Korps Pasukan Khusus (Kopassus) jadi juara umum Kejuaraan Nasional Bela Diri Militer (Kejurnas BDM) Yong Moo Do Piala Kasad Cup ke-7, di Gedung Olah Raga Muhamad Toha Disjasad Cimahi, Kamis (31/8/17).

Kejurnas yang berlangsung empat hari ini, Kopassus memboyong piala bergilir Kasad Cup Ke-7.Kopassus meraih 3 emas dan 4 perak, disusul Difisi -2/Kostrad 2 emas dan 3 perunggu, Kodam XIV/HSN 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

“Selamat kepada para atlet yang telah menunjukkan prestasi terbaiknya, dengan diiringi harapan semoga prestasi yang telah dicapai tersebut dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi,” ucap Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono saat menutup Kejurnas Yongmoodo di Gor Moh.Toha Disjasad Cimahi, Kamis (31/8/17).

Begitu pula kepada peserta yang belum berhasil mengukir prestasi terbaik, Kasad berpesan hendaknya jangan berputus asa. “Jadikan pengalaman bertanding ini sebagai cambuk untuk memacu semangat berlatih dengan lebih intensif, guna meraih prestasi yang lebih baik di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Kasad pun berpesan sebagai evaluasi selama mengikuti pertandingan Yongmoodo, kepada pengurus Yongmoodo di Indonesia, ada yang harus lebih diperhatikan seperti sistem pertandingan,sistem penilaian dan mekanisme perwasitan, yang menurutnya masih banyak yang perlu diperbaiki agar kedepannya tidak ada pihak yang dirugikan.

“Jadikan komplain peserta dan penonton itu sebagai masukan. Jangan membuat sakit hati agar ke depan lebih baik lagi,” ucap Mulyono.

Kasad juga menilai masih banyak yang pada atlet belum berjiwa pertarung, karena masih belum bisa mengendalikan emosi, menyerang yang dapat mencederai lawan. “Atlet harus memiliki sikap gentle, jangan setelah dinyatakan kalah, di luar malah semua ditendang,” selorohnya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close