Bale Bandung

Lili Asdjudiredja; Selanjutnya Prioritas RUU Tax Amnesty

×

Lili Asdjudiredja; Selanjutnya Prioritas RUU Tax Amnesty

Sebarkan artikel ini
Anggota Komisi XI DPR RI Ir. H. Lili Asdjudiredja S.E., Ph.D
Anggota Komisi XI DPR RI Ir. H. Lili Asdjudiredja S.E., Ph.D
Anggota Komisi XI DPR RI Ir. H. Lili Asdjudiredja S.E., Ph.D

MAJALAYA – Rapat paripurna di Gedung DPR RI Kamis (17/3/16) sore, secara bulat sidang paripurna mengesahkan RUU tentang Penyandang Disabilitas dan RUU Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan menjadi undang-undang. Ini berarti Undang-undang No 4/1997 tentang Penyandang Cacat dinyatakan tidak berlaku lagi.

Anggota Komisi XI DPR RI Lili Asdjudiredja mengatakan disahkannya kedua UU tersebut di masa persidangan terakhir kali ini dengan pertimbangan aspek kepentingan nasional yang lebih besar serta untuk melindungi dan menyangkut kepentingan banyak orang.

“Target produk hukum yang dihasilkan itu bisa disesuaikan dengan kebutuhan, tapi lebih kita prioritaskan yang menyangkut kepentingan banyak orang tentunya, sehingga mereka yang termasuk ke dalam undang-undang itu sudah ada payung hukumnya,” terang Lili kepada Balebandung.com usai kegiatan reses di Jl Balekambang, Desa Sukamaju, Kec Majalaya, Kab Bandung, Sabtu (19/4/16).

Selanjutnya menurut Lili, usai masa reses Maret ini, pihaknya bersama pemerintah atau Kementerian Keuangan (Kemenkeu) selaku inisiasi akan berupaya memprioritaskan RUU Tax Amnesty atau pengampunan pajak untuk segera disahkan sebab sudah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016. Pembahasan lebih lanjut RUU inisiatif pemerintah dilakukan awal April 2016 di Badan Legislasi.

“Tax amnesty ini penting karena sangat esensial dalam rangka akselerasi pembangunan nasional melalui upaya peningkatan penerimaan pajak,” kata Lili yang juga menjabat Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan ini.

Sebab menurut politisi Partai Golkar ini, pengampunan pajak dalam jangka pendek bisa mendongkrak penerimaan pajak pada 2016, sehingga menjamin kecukupan dana APBN guna merealisasikan berbagai program kesejahteraan dan pembangunan pemerintah.

Seperti diketahui, pemerintah menargetkan bahwa kebijakan tax amnesty dapat terealisasi pada tahun ini. Salah satu tujuannya adalah untuk mengejar target penerimaan pajak yang sebesar Rp 1.350 triliun.

Kebijakan tax amnesty ini nantinya akan berlaku untuk wajib pajak yang di dalam dan luar negeri. Tarif pajak yang dikenakan juga beragam, tergantung masa pengajuan permohonan ampunan.

Sebetulnya wacana Tax Amnesty muncul setelah otoritas negara-negara yang tergabung dalam OECD dan G20 akan menerapkan aturan pertukaran informasi (Automatic Exchange of Information atau AEoI) pada 2007. Inisiatif ini diprakarsai oleh Financial Transparency Coalition (FTC).

Aturan global ini dapat mendorong efektivitas dari pengenaan Tax Amnesty pada tahun ini. Pasalnya bukan pertama kalinya aturan Tax Amnesty keluar di Indonesia. Catatan sejarah menulis pertama kali Tax Amnesty ditetapkan pada 1964 oleh Presiden RI kala itu melalui aturan No.5 Tahun 1964. Aturan ini dilaksanakan melalui Keppres No.26 tahun 1984, tetapi hasilnya sangat rendah.

Lalu pada 2008, muncul aturan Sunset Policy yang mirip dengan Tax Amnesty, hanya saja aturan ini hanya memberi pengampunan pada denda pajak. Sedangkan pokok utang pajak masih tetap harus dibayarkan.Hal ini membuat hasilnya kurang efektif. Pada 2008, pemerintah hanya berhasil menambah 5,6 juta Wajib Pajak terdaftar baru dengan penerimaan PPh Rp7,6 triliun.

Yang menarik, pada 2008 realisasi penerimaan pajak lebih besar ketimbang yang dianggarkan pada tahun itu. Dalam catatan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), persentase realisasi penerimaan pajak dibandingkan dengan yang ditargetkan dalam APBNP 2008 mencapai 108,1 persen. Tetapi pada tahun-tahun selanjutnya persentase tersebut ambrol disebabkan pelemahan ekonomi akibat krisis di Amerika. (iwa)

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmennya memperkuat program Bisyarah Guru Ngaji sebagai bagian dari upaya membentuk generasi muda yang berkarakter dan berakhlakul karimah. Hal itu disampaikan KDS saat menghadiri Bimbingan Teknis (BIMTEK) Persatuan Guru Ngaji Indonesia (PGNI) Kabupaten Bandung, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 200 peserta […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai bagian dari upaya memperkuat digitalisasi transaksi belanja daerah sekaligus meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Peluncuran KKI dilakukan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Grand Sunshine Soreang, Senin (10/8/2026). Peluncuran ini menjadi bagian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung untuk menindak tegas tenaga kesehatan (nakes) yang diduga melakukan perundungan atau bullying terhadap pasien melalui media sosial. Bupati Kang Dadang Supriatna (KDS) menyatakan kecewa dan prihatin atas perilaku tersebut, terlebih terjadi sebelum pasien yang bersangkutan meninggal dunia. KDS pun meminta Badan Kepegawaian […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Bandung Bedas Run 2026 makin menunjukkan potensinya sebagai penggerak sport tourism di Kabupaten Bandung. Hingga Sabtu (8/8/2026), sebanyak 3.242 peserta telah mendaftar dan sekitar 20 persen di antaranya berasal dari luar Jawa Barat. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan tingginya peserta dari luar daerah menunjukkan Bandung Bedas Run yang bakal digelar 6 September […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah mengimbau masyarakat menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki keperluan yang penting. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bandung. “Kalau tidak ada kepentingan yang terlalu penting, kalau bisa dihindari untuk keluar malam. […]

Bale Bandung

SOREANG, balebandung.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung M.A. Hailuki menilai Operasi Berkala Besar yang digelar aparat gabungan TNI-Polri bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) merupakan bentuk responsivitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tengah maraknya aksi begal. “Operasi Berkala Besar yang dilaksanakan semalam adalah wujud responsivitas aparat keamanan bersama Forkopimda untuk […]