Bale Kota BandungHumanioraPendidikan

Mang Oded; Pemimpin Harus Punya Norma Yuridis

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberi motivasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Universitas Pasundan, Rabu (13/9/17). by Humas Pemkot Bdg
Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberi motivasi mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Universitas Pasundan, Rabu (13/9/17). by Humas Pemkot Bdg

BANDUNG – “Apa bedanya pejabat dengan pemimpin?” tanya Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial kepada para mahasiswa baru Program Studi Ilmu Administrasi Negara di Kampus Universitas Pasundan, Rabu (13/9/17). Mang Oded diundang Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Unpas untuk memberi motivasi pada sesi Masa Bimbingan mahasiswa baru.

“Pemimpin adalah dia yang menerima amanah dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab, sementara pejabat sekadar menerima jabatan demi fasilitas-fasilitas,” terang Oded. Ia lantas mengimbau agar para mahasiswa tidak sekadar menjadi pejabat, melainkan menjadi pemimpin yang baik dan amanah.

Dalam pandangannya, ada dua cara untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin. Pertama, ia harus menggunakan akal dan pikirannya untuk menjalankan norma-norma yuridis. “Norma yuridis itu adalah aturan-aturan yang telah tertulis, seperti undang-undang. Seorang pemimpin harus patuh terhadap hal itu,” tandasnya.

Kedua, pemimpin juga harus memiliki norma-norma etis yang menggunakan hati nurani sebagai panduan. Ia menceritakan bahwa tak jarang menggunakan norma etis di atas norma yuridis.

“Contohnya soal fasilitas negara, secara yuridis saya berhak mendapatkan fasilitas-fasilitas tertentu. Tapi saya dengan walikota sepakat untuk menggunakannya secukupnya saja, karena kami merasa masih ada ribuan warga miskin di Bandung yang harus lebih kami pikirkan,” tutur Oded.

Ia berpesan agar para mahasiswa harus menuntut ilmu secara tekun, tidak hanya di dalam kelas, tapi juga mendalami ilmu-ilmu kehidupan. Dengan begitu, kelak para mahasiswa baru ini bisa menjadi pemimpin yang cerdas dan baik.

“Saya titip pesan, negeri yang kaya raya yang kita tinggali ini mencari sosok pemimpin yang amanah. Jadilah pemuda harapan bangsa yang dicintai oleh masyarakat,” ucap pria yang juga alumni kampus tersebut.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close