Bale Jabar

Nih, 10 Langkah Deteksi Status Kesehatan

×

Nih, 10 Langkah Deteksi Status Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Jabar Netty Heryawan saat Kampanye Kesehatan di Aula Mujahidin, Bandung, Selasa (13/12). by Ttg Humas Pemprov Jabar
Ketua TP PKK Jabar Netty Heryawan saat Kampanye Kesehatan di Aula Mujahidin, Bandung, Selasa (13/12). by Ttg Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan mengenalkan 10 langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap orang untuk membantu menjaga kesehatan, tidak hanya dirinya sendiri tapi juga keluarganya.

“Minimal dengan 10 langkah tersebut masyarakat dapat mendeteksi status kesehatannya,” kata Netty saat Kampanye Kesehatan yang digelar Aisyiyah Jawa Barat dalam acara Talkshow Tentang TB-HIV di Aula Mujahidin, Bandung, Selasa (13/12/16).

Netty mengatakan, 10 langkah sederhana itu bisa mencegah sejumlah penyakit yang berpotensi menurunkan derajat kesehatan masyarakat seperti demam berdarah, hingga Tuber Culosis atau TB. Ke-10 langkah itu adalah melakukan aktivitas fisik setiap hari, tidak merokok di dalam rumah, makan buah dan sayur setiap hari, memberantas jentik di rumah, menggunakan jamban sehat, mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, menggunakan air bersih, menimbang bayi dan balita setiap bulan, memberi bayi asi ekslusif dan persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan.

Netty mengatakan, 10 langkah itu tak lain merupakan aktivitas sederhana yang bisa dilakukan di setiap rumah tangga sebagai implementasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Ini harus terus kita gelorakan bukan hanya di tatanan rumah tangga. Termasuk di institusi pendidikan, perkantoran, rumah ibadah dan tempat umum lainnya. Jika ini dapat kita lakukan, setidaknya kita dapat terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menghemat anggaran belanja kesehatan,” kata dia.

Menurut Netty, kesadaran inilah yang harus dimiliki oleh masyarakat agar dapat menjaga setiap anggota keluarganya. “Seperti yang dilakukan oleh tokoh-tokoh masyarakat yang mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang memadai dalam melakukan sosialisasi tersebut, karena masyarakat ini kita ini masih patrialistik,” sebutnya.

Netty mengatakan, berbicara tentang kesehatan, maka berkaitan dengan upaya preventif dan promotif yang harus dilakukan di tengah masyarakat. Membangun kebiasaan sederhana itu sedikitnya bisa meningkatkan bangunan dan derajat kesehatan masyarakat di tengah berbagai ancaman penyebaran penyakit yang makin mengkhawatirkan karena belum ada obatnya seperti HIV/Aids.

“Walaupun prevalensi penyakit HIV masih rendah, tetapi tetap saja masih ancaman bagi bangunan dan derajat kesehatan di Jawa Barat,” pungkasnya.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) bersama PT Krakatau Steel Tbk membahas tantangan industri baja nasional menuju ekosistem net zero steel di tengah tekanan biaya energi dan persaingan global. Pembahasan tersebut digelar dalam Grand Final Net Zero Steel Pathways Cohort 2026 yang diselenggarakan Center for Policy and Public Management […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Hari Tatar Sunda akan selalu diperingati setiap 18 Mei, dimulai tahun ini. Penetapan Hari Tatar Sunda telah diformalkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Barat Nomor 13 Tahun 2026, tentang Penyelenggaraan Hari Tatar Sunda. Dalam Pergub itu disebutkan peringatan Hari Tatar Sunda meliputi kirab, yaitu prosesi perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) secara resmi menetapkan 18 Mei sebagai Hari Tatar Sunda. Peringatan ini menjadi tonggak kebangkitan jati diri dan karakter warga Jawa Barat. Peneliti sejarah sekaligus Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (Unpad) Nina Herlina mengatakan, penetapan Hari Tatar Sunda tanggal 18 Mei merujuk pada peristiwa digantinya nama […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung.co – Arak-arakan Mahkota Binokasih menjadi salah satu pertunjukkan yang dapat disaksikan masyarakat dalam Kirab Mahkota Binokasih di Kabupaten Sumedang, Sabtu (2/5/2026). Mahkota Binokasih merupakan mahkota yang sangat istimewa. Bukan hanya dari bentuknya yang terbuat dari emas, mahkota itu juga menyimpan makna kehidupan adiluhung. Radya Anom Karaton Sumedang Larang Luky Djohari Soemawilaya mengatakan, makna […]

Bale Jabar

Oleh: Prof. Dr. Nina Herlina, M.S., Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda Tidak semua kabupaten/kota di Jawa Barat ikut dalam kirab budaya, atau tidak diikutkan, sehingga masyarakat ada yang protes, misalnya Masyarakat Adat Kabupaten Garut. Oleh karena itu, saya, selaku Ketua Tim Peneliti Hari Jadi Tatar Sunda, merasa perlu menyampaikan informasi tentang kerajaan-kerajaan yang […]

Bale Jabar

SUMEDANG, balebandung,com – Binokasih Mulang Salaka mengawali Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran. Mahkota Binokasih akan diarak dengan menggunakan kereta kencana dari titik awal Museum Geusan Ulun Sumedang. Prosesi penyerahan Mahkota Binokasih ke dalam kereta kencana berlangsung khidmat di halaman Museum Geusan Ulun, Sabtu (2/5/2026). Penyerahan itu disaksikan langsung Raja Sumedang H.R.I Lukman Soeriadisoeria dan jajarannya, […]