Bale Jabar

Nih, Alasan Didirikannya Patung Bung Karno di IPDN

×

Nih, Alasan Didirikannya Patung Bung Karno di IPDN

Sebarkan artikel ini
bb-jkw-bungkarno-ipdn
Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Pendiri Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Ir Soekarno di Gedung Rektorat IPDN, Jatinangor,, Sumedang, Senin (8/8/). by iwa/bbcom

JATINANGOR – Presiden Joko Widodo meresmikan Monumen Pendiri Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Ir Soekarno di depan Gedung Rektorat IPDN, Jatinangor, Sumedang, Senin (8/8/16).

Monumen Bung Karno di IPDN itu untuk memperingati berdirinya IPDN yang dibangun pada tahun 1956 silam itu dan diresmikan oleh Ir Soekarno yang juga Presiden Pertama Republik Indonesia.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengaku dirinya baru mengetahui bahwa pendiri IPDN adalah Bung Karno setelah dirinya menjabat sebagai Mendagri. Pendirian patung Bung Karno itu, terang Tjahjo, agar alumni IPDN tidak melupakan bahwa pendiri IPDN adalah Bung Karno.

“Setelah saya jadi menteri, baru tahu ada arsip bahwa pendiri IPDN itu adalah Bung Karno, presiden kita yang pertama pada 17 Maret 1956. Saya kira untuk menghargai siapa pendiri IPDN dan jangan sampai alumni IPDN tidak tahu siapa pendiri IPDN. Jadi kita dirikan patungnya Bung Karno di sini,” kata Mengdagri kepada Balebandung.com, Senin (8/8/16)

Tjahjo mengaku pendirian Monumen Bung Karno di IPDN itu bukan sekadar idenya sendiri namun ide semua pihak terkait. “Ini ide dari semua, termasuk ide Pak Rektor IPDN juga. Termasuk nanti cabang-cabang kampus IPDN yang ada di semua daerah akan kita dirikan Monumen Bung Karno juga,” tandas menteri. [iwa]

Example 300250
Baca Juga  Memperingati Hari Lahir Inggit Garnasih, Ibu Bangsa Berjuta Jasa Buat Soekarno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat bersama Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Provinsi Jawa Barat serta LAZ Graha Dhuafa Indonesia kembali menggelar rangkaian kegiatan Ramadan Festival dan Education Fair 1447 H, di Masjid Raya Al Jabbar selama dua hari, 7-8 Maret 2026. Kegiatan diawali dengan […]

Bale Jabar

JAKARTA, balebandung.com – BPJS Kesehatan memastikan layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Lebaran tahun 2026. Berbagai kemudahan layanan telah disiapkan agar peserta tetap memperoleh pelayanan kesehatan maupun layanan administrasi kepesertaan, termasuk bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Direktur Utama BPJS Kesehatan, […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) sukses menggelar kegiatan Individu Spesial Cinta Ramadhan (ISTARA) Nu K’2, di D’Botanica Mall Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (7/3/2026). Ratusan anak dari beberapa komunitas Individu Spesial (Indis) menyumbangkan hiburan dengan tampil di atas panggung menampilkan keterampilannya masing-masing. PlaAstro Band, kelompok musik yang personilnya anak-anak disabilitas tampil turut memeriahkan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Lebih dari 100 orang disabilitas atau individu istimewa (indis) ngabuburit bersama dalam ajang Individu Spesial Cinta Ramadan (ISTARA) yang digelar Yayasan Budaya Individu Spesial (YBUIS) di d’Botanica Mall Bandung, Sabtu (7/3/2026) siang sampai malam. “Kegiatan sosial Individu Spesial Cinta Ramadan Nu Kadua (ISTARA Nu K’2) ini dalam rangka memeriahkan bulan suci yang […]

Bale Jabar

CIANJUR, balebandung.com – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN, Wihaji, menemui ratusan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada kunjungan kerjanya ke Kabupaten Cianjur, Kamis (4/3/2026). Hal itu dilakukan untuk memastikan distribusi program Makanan Bergizi Gratis 3B (MBG 3B) yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya pembangunan keluarga dan […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan, tahun lalu Jawa Barat mencatat penurunan prevalensi stunting tertinggi secara nasional, yakni sebesar 5,8 persen. Capaian itu menurutnya harus terus ditingkatkan dengan target prevalensi stunting Jabar di bawah 10 persen, bahkan menuju zero new stunting atau tidak ada kasus stunting baru. “Capaian ini patut disyukuri, […]