Bale Kota Bandung

Nih, Larangan untuk Pemain Persib Gara-gara Corona

Dokter Tim Persib, Rafi Ghani saat memberi keterangan pers di Graha Persib, Jl. Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (11/3). by iwa/bbcom

BANDUNG, Balebandung.com – Seluruh pemain Persib Bandung untuk sementara dilarang berjabat tangan dan selfie dengan suporter fanatiknya demi keamanan dari mewabahnya Virus Corona yang sedang merebak di dunia.

Hal itu disampaikan dokter Tim Persib, Rafi Ghani saat memberi keterangan pers di Graha Persib, Jl. Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (11/3/20).

“Ini komitmen kita agar tidak banyak kontak fisik. Apalagi sebagai tim Persib dengan mewabahnya Virus Corona tentu beresiko tinggi. Karena kita selalu bersentuhan yang tentunya belum tahu apakah ada Corona atau tidak,” tandas Rafi.

Rafi memohon maaf kepada seluruh bobotoh atas pembatasan untuk sementara ini, karena demi keamanan untuk semua.

“Kita berharap seluruh bobotoh dimanapun berada bisa mengerti atas kejadian saat ini,” ucap Rafi.

Raffi meminta kepada bobotoh yang daya tahan tubuhnya kurang bagus untuk tidak memaksakan datang ke stadion saat Persib menjamu PSS Sleman, Minggu (15/3/20) di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung nanti.

“Saya sebagai dokter mengimbau kepada suporter, apabila daya tubuhnya kurang bagus lebih baik jangan pergi ke stadion. Mending nonton di rumah saja. Dan yang mau menonton sebaiknya makan dulu membawa masker dan alat pertahanan diri dari virus,” sarannya.

“Karena itu kalau pemain Persib tidak mau salaman atau selfie diharap maklum. Bukan karena sombong, tapi demi mencegah penularan,” tukas Rafi.

Rafi bilang para pemain Persib pun selama di Mess Persib, Jl. Ahmad Yani, Bandung, akan terus dipantau termasuk saat melakukan away selama Liga 1 2020.

“Saya yakin para pemain profesional dan bisa menjaga diri. Kalau berperilaku sehat, pasti tidak akan kena. Jadi yang tidak terserang itu orang yang bersih dan pola hidupnya sehat,” tandas Rafi. ***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close