Bale Jabar

NUS – DBS Luncurkan Social Venture Challenge Asia 2016

×

NUS – DBS Luncurkan Social Venture Challenge Asia 2016

Sebarkan artikel ini

NUS1JAKARTA – National University of Singapore (NUS) Enterprise dan DBS Foundation meluncurkan DBS-NUS Social Venture Challenge Asia 2016 (SVC Asia 2016). Event ini adalah kompetisi perencanaan bisnis se-Asia yang sudah berjalan selama tiga tahun terakhir.

SVC Asia bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendukung usaha sosial yang dapat menampilkan skalabilitas, keberlanjutan dan potensi yang ada untuk menghasilkan dampak sosial lintas negara. Lebih dari 300 individu dan mitra korporasi dari setiap wilayah akan hadir sebagai juri, mentor dan pembicara.

Dalam lima bulan ke depan, peserta SVC Asia akan mempelajari mengenai usaha sosial melalui berbagai pelatihan secara langsung dan online. Sesi pelatihan dan pengadaan ini didukung oleh berbagai mitra dari Singapura, Taiwan, Hong Kong, China, Indonesia, Kamboja dan Myanmar.

Para semi finalis akan hadir di Singapura untuk menerima dan mendapatkan bimbingan secara eksklusif sebelum mengikuti dua babak penjurian di Agustus 2016. Nantinya, para pemenang akan mendapatkan penghargaan dan hadiah berupa uang senilai lebih dari S$170.000 yang bisa digunakan untuk pendanaan usaha sosial mereka. Hadiah ini termasuk tambahan sebesar S$10.000 untuk masing-masing peserta, penghargaan dari Sygenta Agriculture Social Enterprise, dan hadiah sebesar S$50.000 dari raISE VentureForGood Grant.

Untuk meraih kesuksesan yang lebih baik, usai kompetisi nanti, para pemenang akan mendapat dukungan dari DBS Foundation, NUS Enterprise dan para mitra lainnya dari SVC Asia.

Lebih dari dua tahun, jumlah peserta dan negara yang berpartisipasi telah meningkat secara signifikan. Pada 2014, lebih dari 400 peserta dari 20 negara ikut mendaftar. Pada 2015, meningkat menjadi 680 peserta dari 30 negara. Kemajuan ini menggambarkan tumbuhnya ketertarikan pada kewirausahaan sosial dan memberikan solusi di Asia. Khususnya pada usaha yang bergerak di sektor edukasi, kesehatan, agrikultur, web/mobile, dan lingkungan.

Selaku negara berkembang, Indonesia masih memiliki banyak permasalahan sosial yang tersebar hampir di seluruh wilayahnya, dan salah satu contohnya adalah kemiskinan. Tahun ini, untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia, pemerintah akan mencairkan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 yang dialokasikan untuk 6 juta masyarakat dengan kategori sangat miskin (KSM). Namun, baiknya upaya menekan angka kemiskinan jangan hanya datang dari pihak pemerintah saja.

Bank DBS melalui DBS Foundation melihat bahwa upaya penyelesaian isu sosial bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah, namun pelaku kepentingan lainnya termasuk pihak swasta.

Dengan kegiatan SVC Asia, kami melihat banyak nya potensi di Indonesia, terutama pada kewirausahaan sosial, dilihat dari peserta dari Indonesia sebanyak 75 organisasi/wirausaha sosial di tahun 2015 lalu.

Bank DBS meyakini dengan komitmen untuk terus mendukung kewirausahaan sosial, sehingga diharapkan berbagai macam permasalahan sosial yang terjadi di Indonesia akan terselesaikan.

Tahun lalu, Kakoa Chocolate, finalis SVC Asia yang merupakan wirausaha sosial asal Bandar Lampung berhasil menjadi salah satu finalis yang berangkat ke Singapura untuk mengikuti sesi pelatihan, dan pendampingan yang komprehensif.

Pendiri Kakoa, Sabrina Mustopo mengungkapkan rasa syukur mereka atas banyaknya manfaat yang didapat, selain itu kegiatan ini merupakan wadah yang baik untuk mengembangkan jejaring dengan wirausaha sosial lainnya di Asia.

Salah satu hal yang paling berkesan adalah di saat mereka diajak berpikir untuk menciptakan perubahan yang baik untuk kehidupan para petani cokelat dan komunitas di sekitarnya, memberikan pendapatan yang lebih baik, serta cara untuk mempererat hubungan dengan para petani.

Dan seperti yang diketahui tahun ini merupakan tahun ke-3 untuk penyelenggaraan SVC Asia, dan sebagaimana kami sedang mencoba untuk menjangkau para individu yang tertarik pada wirausaha sosial demi Asia yang lebih baik, kami akan sangat berterima kasih apabila Anda bersedia untuk memublikasikan SVC Asia.

Example 300250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-18, Yayasan Batik Jawa Barat (YBJB) menggelar acara jalan santai bertajuk Batik Walk, Minggu (9/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara menuju Jambore Batik Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Oktober mendatang. Jambore tersebut nantinya akan diisi oleh berbagai program utama, mulai dari […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Seniman, budayawan, sekaligus pendekar silat Abah Nanu menitipkan filosofi kepemimpinan Sunda “Wana, Wani, Wanoh” kepada Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, sebagai bekal mengawal penyelenggaraan festival yang akan memadukan seni, budaya, dan spiritualitas Islam. Dalam perbincangan yang berlangsung penuh kehangatan, Abah Nanu menekankan bahwa memimpin sebuah perhelatan besar tidak cukup hanya […]

Bale Jabar

Tantangan yang dihadapi dunia pers hari ini benar-benar tidak main-main. Di tengah gempuran teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI), ruang redaksi dituntut bergerak secepat kilat. Tapi, di balik kecepatan itu, ada harga mahal yang dipertaruhkan: kepercayaan publik. Realitas inilah yang mendasari pandangan Tantan Sulthon B, M.Sos., calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2026-2031. Baginya, organisasi […]

Bale Jabar

BOGOR, balebandung.com – Calon Ketua PWI Jawa Barat periode 2027–2031 yang juga Pemimpin Redaksi InilahKoran, Tantan Sulthon Bukhawan menyambangi Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Tirto Adhi Soerjo nomor 4, Kecamatan Tanah Sareal pada Senin (3/8/2026). Tantan berdiskusi dengan jajaran PWI Kota Bogor perihal visi mewujudkan ‘PWI Jabar Istimewa’ dengan tagline ‘Wartawannya Kompeten, Organisasinya Hebat, Anggotanya […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Tidak banyak orang yang memilih menjadikan musik sebagai jalan untuk mendekatkan masyarakat kepada Al-Qur’an. Di tengah perkembangan berbagai metode pembelajaran, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. justru mengambil jalur yang berbeda. Ia memadukan irama, seni baca Al-Qur’an, dan pendekatan pembelajaran yang lebih mudah diterima berbagai kalangan. Nama Ahmad Kholid dikenal sebagai pendiri Metode […]

Bale Jabar

BANDUNG, balebandung.com – Festival Al Jabbar 2026 mulai memperkuat jajaran kreatifnya dengan menggandeng dua maestro seni pertunjukan Jawa Barat, Rosikin WK, S.Sn., M.Sn. dan aktor teater sekaligus film senior R. Irwan Guntari WK, S.Sn. Keduanya dipercaya menggarap konsep pembukaan dan penutupan festival yang diproyeksikan menjadi salah satu atraksi utama dalam perhelatan budaya tersebut. Kedua seniman itu […]